10 Desa di 5 Kabupaten Ajukan Venue Festival Film Purbalingga

 

BATANGPOS.COM, PURBALINGGA – Sebanyak 10 desa di lima kabupaten di wilayah Barlingmascakeb, yakni Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen, telah mengajukan diri sebagai venue Festival Film Purbalingga (FFP).

Direktur FFP, Nanki Nirmanto, Rabu (22/6/2022) mengatakan, geliat FFP masih diminati oleh publik. Hal itu antara lain nampak dari banyaknya desa yang mendaftarkan diri, sebagai tempat diadakannya FFP atau pagelaran pertunjukan film.

Menurutnya, sejak pandemi Covid-19, pegiat film di Banyumas Raya memang sulit untuk mengembangkan kreasi, karena adanya berbagai pembatasan. Namun kini setelah wabah mereda, terbuka peluang untuk pegiat film kembali menunjukkan karyanya.

“Sejak pandemi pegiat film sulit untuk berkreasi. Sekarang seiring dengan pelonggaran mereka sudah mulai lagi dan ada 10 desa dari 5 kabupaten sudah mengajukan diri sebagai venue,” kata dia, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Dia menambahkan, jika ada banyak desa yang mendaftarkan diri sebagai venue pemutaran film, maka pihaknya akan melakukan kurasi terlebih dahulu.

Kurasi tersebut meliputi kesiapan panitia lokal mulai dari perizinan, keamanan, dan estimasi peserta yang akan mengikuti perhelatan itu.

“Biasanya pelajar dari SMA/SMK yang ada di Banyumas raya akan banyak yang mengikuti,” imbuhnya.

FFP yang akan diadakan pada 6 Agustus hingga 3 September tersebut, akan ditempatkan di tiga lokasi di masing-masing kabupaten. Bagi desa yang ingin mengajukan diri sebagai venue, dipersilakan untuk membuka website FFP dan membuka menu layar tancap.

“Silakan membuka website kami. Lalu pilih menu layar tancap untuk mengajukan diri,” kata dia. (HS-08).