Banjir Menggenangi Beberapa Wilayah di Kota Kendal

BATANGPOS.COM, KENDAL – Ratusan rumah di Kecamatan Kendal terdampak banjir, akibat luapan Sungai Kendal sejak Jumat pagi (20/5/2022) kemarin, hingga Sabtu (21/5/2022).

Wilayah di sembilan kelurahan yang terkena banjir berada di sepanjang tepi sungai Kendal.

Mulai dari Kelurahan Trompo, Kebondalem, Kalibuntu, Langenharjo, Patukangan, Pekauman, Balok, Bandengan dan Karangsari.

Banjir juga menggenangi sebagian ruas jalan, di antaranya di Jalan Pahlawan, Jalan Habiproyo, dan Jalan Masjid, Kota Kendal.

Selain itu, banjir juga menggenangi gang-gang jalan di permukiman warga.

Mustakim, warga Gang Kenanga Kelurahan Langenharjo mengatakan, banjir sudah menjadi langganan setiap Sungai Kendal meluap.

Menurutnya, kondisi sungai yang dangkal menjadi penyebab utama air sungai cepat penuh dan meluber.

“Kondisi sungai Kendal memang sudah dangkal sekali,” ungkap Mustakim, Sabtu (21/5/2022).

Dirinya berharap kepada Pemkab Kendal melalui dinas terkait untuk segera melakukan pengerukan sungai Kendal. Pasalnya sudah cukup lama sungai Kendal tidak dilakukan pengerukan.

“Mungkin dalam waktu dekat dilakukan pengerukan sungai. Karena memang sudah dangkal sekali,” harap Mustakim.

Dijelaskan, air Sungai Kendal meluap biasanya karena kiriman dari wilayah Kendal atas ketika terjadi hujan yang cukup lama.

Seperti banjir kali ini, sebenarnya di wilayah Kota Kendal tidak terlalu hujan lebat yang lama.

Sementara itu, warga Kelurahan Bandengan, Haifanny mengatakan, selain pengerukan sungai, juga perbaikan senderan sungai yang sudah rusak.

“Seharusnya setahun sekali sungai Kendal dikeruk. Jadi tidak terjadi pendangkalan. Selain itu sanderan sungai juga perlu perbaikan, itu ada yang sudah rusak memanjang,” ujarnya.

Haifanny juga mengeluhkan akibat dari genangan air, jalan rusak di sepanjang jalan Masjid Bandengan kondisinya semakin parah.

“Ya karena berlubang dan hanya diurug pakai tanah padas. Jadi saat ada banjir begini kondisinya parah,” ungkapnya.

Sementara itu, petugas dari BPBD membantu menahan air yang terus mengalir ke permukiman dengan menggunakan kantong yang berisi pasir.

Terpantau, ratusan kantong berisi pasir dikirim BPBD Kabupaten Kendal ke sejumlah tempat yang perlu penanganan.(HS)