Bank Jateng Capem Syariah Tegal Resmi Menempati Gedung Baru

BATANGPOS.COM, TEGAL – Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) Tegal resmi menempati gedung baru di Kompleks Ruko Karanganyar Tegal.

Acara Peresmian dihadiri oleh Bupati Tegal yang diwakili Sekda Kabupaten Tegal, Kepala OJK Tegal, Deputi Kepala Perwakilan BI Tegal, Perwakilan dari Kemenag Kota dan Kabupaten Tegal.

Peresmian dan tasyakuran gedung baru ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Tegal yang diwakilkan oleh Sekda Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono, Selasa (24/5/2022).

Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Ony Suharsono dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan semua pihak yang mendukung kesuksesan dalam pembangunan gedung baru.

Ony menjelaskan pembangunan gedung baru ini merupakan wujud komitmen Bank Jateng dalam upaya meningkatkan pelayanan prima yang harus diberikan untuk nasabah dan pemangku kepentingan.

Mengingat di Jawa Tengah dan Yogyakarta Bank Jateng Syariah telah memiliki 194 jaringan kantor, terdiri dari lima kantor cabang, 15 cabang pembantu syariah, sembilan kantor kas syariah, empat payment point syariah dan 156 layanan serta lima mobil kas keliling.

“Selain itu, untuk capaian kinerja Bank Jateng Syariah hingga akhir bulan April 2022 total aset mencapai Rp 81,81 T, DPK sebesar Rp 59,79 T, Pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp 52,71 T. Sedangkan laba usaha mencapai Rp 749 Milyar,” ungkap Ony.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari kontribusi besar dari seluruh masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak, khususnya nasabah Bank Jateng Syariah Tegal.

“Kami berharap setelah menempati gedung baru Bank Jateng Syariah mampu memberikan pelayanan lebih baik lagi,” harap Ony.

Sementara itu Kepala OJK Tegal, Novianto Utomo, dalam sambutannya menyampaikan selamat dan berharap bank jateng syariah bisa berkembang lebih baik lagi.

Dirinya juga berpesan kepada Bank Jateng Syariah untuk turut serta membantu mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa perkembangan keuangan syariah di zaman ini dengan keuangan konvensional.

“Yaitu sama sama bagus, sama sama lengkap, dan sama sama modern,” kata Novianto. (HS-06).