Berantas Rokok Ilegal, Bea Cukai dan Satpol PP Pati Masifkan Edukasi pada Masyarakat

 

BATANGPOS.COM, PATI – Masyarakat diminta untuk melaporkan kepada aparat penegak hukum, apabila mengetahui adanya produksi, penyimpanan, penggunaan, dan jual beli rokok ilegal. Upaya pencegahan peredaran rokok ilegal tersebut penting, karena praktik semacam itu dapat merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Permintaan itu disampaikan oleh Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Pati, Djuharianto, dalam sosialisasi pemberantasan rokok dan cukai ilegal di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan, Kamis (23/6/2022).

Sosialisasi tersebut merupakan agenda bersama pemerintah daerah, Bea Cukai, penegak hukum, pengusaha rokok, dan warga masyarakat.

Kegiatan dihadiri Didit Ghofar dari Bea Cukai Kudus, Bayu Adi Nugroho dari Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pati, Tri Yulianto dari Dinas Pertanian, Kades Tondomulyo, dan para pemilik warung yang menjual rokok.

Didit Ghofar, seperti dirilis patikab.go.id, menjelaskan bahwa pemberantasan rokok dan cukai ilegal, tidak dapat hanya dilakukan oleh Bea Cukai. Karena itu pihaknya harus berkolaborasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan warga masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, dia berharap masyarakat mendapatkan edukasi yang lebih masif, mengenai ketentuan cukai dan rokok ilegal, serta hukuman yang diberikan apabila ada pelanggaran.

Dengan demikian muncul kesadaran masyarakat, untuk tidak memproduksi dan menjual rokok tanpa cukai atau yang menggunakan cukai secara ilegal. Masyarakat juga diharapkan dapat melapor kepada penegak hukum, apabila mengetahui adanya produksi,  penyimpanan, penggunaan, dan jual beli rokok ilegal.

Diharapkan dengan pemberantasan rokok ilegal ini, penerimaan negara dari cukai dapat meningkat. Dana tersebut, nantinya juga akan kembali ke masyarakat, dalam bentuk pembangunan. (HS-08)