Berkendara Kembali ke Perantauan, Ini Saran untuk Warga Temanggung

 

BATANGPOS.COM, TEMANGGUNG – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Temanggung, Supriyanto menyarankan pemudik, untuk mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraan, sebelum menempuh perjalanan panjang kembali ke perantauan.

“Pastikan kesehatan sebelum menempuh perjalanan. Kendaraan juga layak dalam menempuh perjalanan,” kata Supriyanto, baru-baru ini.

Ia mengemukakan, kondisi kesehatan harus dipastikan, apalagi bagi mereka yang memiliki penyakit tertentu.

“Kadang merasa sehat, tetapi harus memastikan kondisi fit atau prima. Siapkan obat-obatan pribadi yang kira-kira dibutuhkan selama perjalanan,” kata dia, seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Menurutnya, untuk mencapai kondisi badan yang prima atau sehat, pengendara perlu memperhatikan asupan makanan. Supriyanto pun merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi makanan pedas dan bersantan.

Warga disarankan memperbanyak mengonsumsi buah-buahan seperti jeruk, pisang, mangga, belimbing, atau apel.

“Kurangi makanan tinggi kalori dan lemak, agar stamina tetap terjaga selama berkendara,” katanya.

Tips aman lainnya, adalah kendali emosi ketika di perjalanan menemui kemacetan arus lalu lintas. Hal ini diperlukan agar fisik dan psikis tidak lekas lelah.

“Pengendara juga harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama berkendara,” ungkapnya.

Pengemudi juga disarankan untuk beristirahat setiap empat jam perjalanan. Penelitian menyebutkan seseorang yang mengemudi lebih dari empat jam, akan terjadi penurunan kesigapan tubuh maupun respons tubuh, sehingga rawan untuk terjadi kecelakaan.

“Pengemudi bisa istirahat di rest area atau tempat yang nyaman dan aman. Usahakan tidur atau istirahat minimal 15-30 menit,” katanya.

Pengemudi atau warga bisa memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan di Puskesmas, atau pos kesehatan yang biasanya menyatu dengan Pos Pengamanan Lebaran, bila di tengah perjalanan sakit.

Supriyanto mengatakan, kondisi kendaraan harus dipastikan layak dan tidak ada kendala diperjalanan, terutama dalam menepuh jalur yang akan dilalui. Siapkan peralatan untuk perbaikan atau menangani kendaraan jika ada kejadian di jalan.

“Peralatan ini seperti dongkrak, kunci-kunci dan jika mungkin sparepart,” jelasnya.

Ia menambahkan, perlunya mengetahui nomor telepon, lokasi bengkel atau layanan servis pabrikan di seputar jalur yang ditempuh. (HS-08)