Buka Grebeg Besar, Bupati Demak : Ini Ungkapan Rasa Sayang Kami pada Masyarakat

 

BATANGPOS.COM, DEMAK – Grebeg Besar Demak merupakan salah satu upaya Pemkab Demak, untuk memulihkan ekonomi dan sektor pariwisata, setelah hampir dua tahun, para pelaku ekonomi kreatif sulit untuk memperoleh pemasukan.

Hal itu diungkapkan Bupati Demak, Eisti’anah, saat memberikan sambutan dalam pembukaan Pasar Rakyat Grebeg Besar Demak 2022, di Lapangan Parkir Tembiring Jogo Indah, Jumat (24/6/2022) malam. Hadir pula pada malam itu, Forkompimda dan jajaran Pemkab Kabupaten Demak.

“Grebeg besar merupakan salah satu agenda wisata Kabupaten Demak. Kami harapkan kegiatan ini dapat mendatangkan manfaat yang besar, khususnya bagi perekonomian masyarakat Kabupaten Demak,” kata Bupati Demak, Eisti’anah, seperti disiarkan secara live, melalui kanal Youtube Dinkompinfo Kabupaten Demak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Demak juga mengatakan, Grebeg Besar Demak juga merupakan tradisi, menyambut Iduladha. Sebelum pembukaan, Pemkab Demak telah melaksanakan sejumlah kegiatan, antara lain pisowanan ke ahli waris Sunan Kalijaga, serta ziarah ke makam Sultan Raden Fatah dan Sunan Kalijaga.

Grebeg Besar akan berlangsung selama tiga pekan, mulai 24 Juli 2022 sampai 16 Juli 2022. Adapun untuk tahun ini, masyarakat dapat masuk ke tempat ini secara gratis.

“Ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah, sekaligus ungkapan rasa sayang kami kepada masyarakat,” kata Eisti’anah.

Dia berharap pasar rakyat ini, bisa menjadi hiburan, sekaligus obat pelepas rindu bagi masyarakat, setelah mengalami masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19.

“Kami mengimbau masyarakat Demak, ajak semuanya, ajak semua teman, sanak saudara, untuk mengunjungi Grebeg Demak,” kata dia.

Bupati Demak juga menyebutkan, bahwa menjadi kewajiban seluruh warga Demak, terutama generasi muda, untuk selalu melestarikan budaya, ritual, dan tradisi.

Menurut sejarah, grebeg besar adalah sarana para Wali, untuk mengumpulkan orang dalam jumlah banyak, sebagai upaya menyampaikan dakwah.

“Ada makna mendalam dari kegiatan grebeg besar ini, mulai dari penghayatan kepada ajaran agama, semangat ukhuwah islamiyah, dan pengembangan seni dan budaya. Ini tentu saja sesuai dengan ajaran para Walisongo,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Demak.

Dia berharap Grebeg Besar Demak 2022 ini, dapat membangkitkan kembali sinergi seluruh stakeholder pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif, serta mengembangkan sumber daya dan kearifan lokal.

“Menggairahkan kembali roda perekonomian Kabupaten Demak,” kata dia.

Ramai

Sebelumnya, menjelang pembukaan Pasar Rakyat Grebeg besar Demak, pengunjung telah berdatangan ke lokasi. Di beberapa wahana, seperti tong setan, bom bom car, komedi putar, dan bianglala juga tak luput dari serbuan anak-anak dan remaja.

Menurut Khozin panitia pembukaan grebeg besar, keramaian pengunjung ini dikarenakan para pengunjung tidak dipungut biaya tiket masuk alias gratis.

“Selain itu juga karena masyarakat Demak sudah rindu dengan hadirnya pasar rakyat ini. Sebab sudah dua kali tidak diselenggarakan karena pandemi Covid-19,” Jelas Khozin.

Untuk harga tiket per wahana cukup terjangkau dari Rp. 10.000 hingga Rp. 20.000. Dan jangan khawatir akan kehausan maupun lapar karena di area grebeg besar banyak tersedia kuliner dan beragam makanan kekinian kesukaan kaum milenial. (HS-08)