Bupati  Pati Tekankan Penanganan Stunting Maksimal dan Terintegrasi

 

BATANGPOS.COM, PATI – Dalam kurun waktu tiga tahun, angka stunting di Kabupaten Pati dapat berkurang secara signifikan, dari 37 persen pada 2019 menjadi 5,4 persen pada tahun ini.

Hal itu diungkapkan Bupati Pati, Haryanto, Selasa (21/6), ketika membuka Gerak Stunting tingkat eks-Karesidenan Pati, di The Safin Hotel.

Selain dihadiri Bupati, acara itu juga diikuti Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Widwiono; Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Edi Wahyono; Kepala Bappeda Kabupaten Pati, Muhtar; Kepala Dinas Sosial dan P3KB, Indriyanto; dan Kemenag Pati.

Hadir pula perwakilan Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) eks-karesidenan Pati, dari Pati, Kudus, Blora, Rembang, dan Jepara.

Dalam kesempatan itu, Haryanto memaparkan bahwa angka stunting di Kabupaten Pati, pada 2019 lalu berada pada angka 37 %.  Namun berkat kerja keras semua lini yang dia bentuk, akhirnya angka stunting di Kabupaten pati dapat turun menjadi 5,4 % pada tahun 2022 ini.

Bupati pun menyatakan, dengan melandainya angka Covid-19, pihaknya akan lebih memaksimalkan penanganan stunting, sehingga angkanya dapat semakin menurun.

“Harapannya, data yang menjadi sumber penanganan stunting ini dapat terintegrasi serta mendapat dukungan dari semua lini, baik itu dari Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Tengah, daerah, kecamatan hingga desa,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga terus mendorong agar derajat kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan terus dari berbagai sumber, karena sumber daya manusia yang ada saat ini akan menjadi generasi penerus di masa mendatang.

Haryanto juga menekankan, jika upaya dilakukan secara maksimal dan terintegrasi, maka program penanganan stunting ini akan berhasil.

Lebih lanjut Haryanto pun mengucapkan terima kasih karena Kabupaten Pati mendapatkan kesempatan pertama dalam kegiatan penanganan stunting tingkat kabupaten/kota eks-Karesidenan Pati.

“Semoga akan berdampak pada penurunan angka stunting”, ucap Haryanto. (HS-08)