Bupati Pemalang Serahkan 10 Dokumen Kependudukan untuk Penyandang Disabilitas

 

BATANGPOS.COM, PEMALANG – Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo meminta warganya membantu pemerintah menyukseskan gerakan ramah disabilitas, dengan mengupayakan agar seluruh penyandang disabilitas di wilayah tersebut memiliki dokumen kependudukan.

Hal itu disampaikan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, dalam acara penyerahan dokumen kependudukan bagi 10 anak penyandang disabilitas di Aula SLB Negeri 1, Selasa (21/6/2022). Para penerima adalah lima anak SLB Negeri 1 dan lima anak SLB Negeri 2 Pemalang.

Gerakan ramah disabilitas ini, dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pemalang, bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII, Provinsi Jateng dan SLB Negeri 1 Pemalang.

”Apabila bapak dan ibu menemukan penyandang disabilitas belum terdata, belum punya KTP atau KIA bagi yang belum 17 tahun, antarkan ke Dinas Dukcapil Kabupaten Pemalang, agar dilakukan perekaman untuk mendapatkan identitas dirinya sebagai warga negara,” kata Agung, seperti dirilis pemalangkah.go.id.

Dia menjelaskan bahwa gerakan bersama yang berpedoman pada UU No 8 Tahun 2016 ini, merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap penyandang disabilitas.

Kegiatan ini juga akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, untuk mendata semua penyandang disabilitas seperti tunarungu, tunawicara, dan tunanetra.

”Salah satu atensi pemerintah adalah melalui fasilitasi pelayanan adminduk, sebagai hak dasar penyandang disabilitas, yang harus dipenuhi sebagai warga negara prioritas,” ujar Bupati.

Dengan mendapat Nomor Induk Kependudukan (NIK), terbukalah inklusifitas program pemerintah bagi disabilitas.

”Pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hadir dan siap menjawab kebutuhan rakyat, tidak terkecuali penyandang disabilitas di Kabupaten Pemalang,” kata Agung.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Ni Wayan Asrini, menyampaikan kegiatan penyerahan dokumen kependudukan ini, adalah hasil jemput bola pelayanan administrasi terpadu, Selasa (17/5/ 2022) lalu di aula SLB Negeri 1 Pemalang.

Adapun dasar dari kegiatan tersebut, adalah surat dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Nomor 470/6454, tanggal 28 Maret 2022, tentang tindak lanjut gerakan bersama pelayanan administrasi kependudukan bagi penyandang disabilitas.

Selain itu juga surat Kepala Dispermasdes Dukcapil Provinsi Jateng, Nomor 470/859 tanggal 27 April 2022, perihal tindak lanjut gerakan bersama pelayanan adminduk bagi penyandang disabilitas.

Adapun maksud dan tujuan adalah mewujudkan tertib administrasi kependudukan serta memberikan perlindungan hukum dan status hukum, bagi semua penduduk. Juga memenuhi hak pada para penyandang disabilitas, untuk mendapatkan pelayanan di bidang administrasi kependudukan dengan baik, cepat, dan mudah.

Wayan juga menyampaikan, manfaat dokumen kependudukan ini adalah memberikan kemudahan dalam pengurusan berbagai pelayanan publik lainnya, seperti pelayanan pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial, dan lain sebagainya.

”Adapun jenis layanan yang kami berikan adalah biodata penduduk, KTP Elektronik, dan kartu Identitas anak (KIA),” jelas Wayan.

Ni Wayan Asrini juga menjelaskan peserta layanan adalah siswa SLB dan alumni dari SLB Negeri 1 dan SLB Negeri 2 Pemalang, berjumlah 365 anak, dengan rincian dokumen yang akan diserahkan yaitu biodata penduduk sebanyak 175 dokumen, KTP Elektronik sebanyak 18 dokumen, dan KIA 177 Dokumen. (HS-08)