Bupati Sragen Berikan Pesan Untuk Saling Jaga Dan Saling Bantu Kepada Calon Jamaah Haji

 

BATANGPOS.COM, SRAGEN – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengajak calon jemaah haji asal Sragen, agar di Tanah Suci, dapat memperkuat rasa persaudaraan dengan sesama jemaah asal Indonesia. Mereka diimbau untuk saling menolong, mengasihi, dan menjaga sesama.

Ajakan itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dalam acara Pamitan Haji di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa (7/6). Acara tersebut diikuti 557 calon jamaah haji Kabupaten Sragen, yang akan berangkat ke Tanah Suci, Minggu (12/6/2022) dan Selasa (14/6/2022).

“Pertolongan sekecil apapun, di sana sangat dibutuhkan. Meskipun yang ditolong bukan warga Sragen, tetapi masih dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mari saling bantu dan saling tolong. Jangan tidak peduli terhadap sesama. Kami mohon didoakan juga, semoga kami semua yang diberikan amanah tanggung jawab untuk menjaga Kabupaten Sragen, selamat sampai akhir masa jabatan,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Bupati juga secara khusus, mendoakan seluruh calon jamaah haji asal Kabupaten Sragen, agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan sehingga dapat melaksanakan ibadah secara sempurna dan menjadi haji yang mabrur.

Pada kesempatan tersebut Bupati Yuni menyerahkan pula sejumlah obat-obatan dan vitamin kepada calon jamaah Haji Kabupaten Sragen yang diserahkan secara simbolis.

Hadir pula pada acara terebut, Wakil Bupati H Suroto dan Forkopimda Sragen, Sekda Sragen, Kepala OPD Kabupaten Sragen, serta Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sragen.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sragen, menyampaikan rasa syukurnya karena Calon Jamaah Haji asal Sragen, yang berjumlah 557 orang, akan diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah, pada Minggu (12/6) dan Selasa (14/6).

Mereka terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter). Masing-masing adalah kloter 14, berjumlah 193 orang. Mereka nantinya akan bergabung dengan calon jemaah haji asal Kabupaten Klaten.

Berikutnya adalah 356 orang, seluruhnya dari Kabupaten Sragen, berangkat dengan kloter 15. Adapun delapan orang lainnya, akan masuk dalam kloter 16, bergabung dengan calon jemaah haji dari Kota Semarang.

“Awalnya jamaah yang berangkat pada tahun ini adalah 573 orang namun sebagian dari mereka menunda keberangkatan karena pendampingnya atau suami tidak masuk dalam syarat yang ditentukan, karena usia lebih dari 65 tahun. Sehingga sekarang yang diberangkatkan sebanyak 557 orang,” terang Ihsan.

Calon Jamaah Haji tersebut akan didampingi oleh Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD).

“Pada kesempatan ini TPHD Kabupaten Sragen  akan disertakan untuk memandu. Sesuai dengan Keputusan Menteri Agama pemberangkatan TPHD harus membayar sejumlah 98,267 juta. Sehingga untuk TPHD Kabupaten Sragen diikutsertakan menjadi bagian dari jamaah biasa dan tidak mendapatkan subsidi nilai manfaat (tabungan dana calon haji) seperti yang didapatkan oleh jamaah haji. Uang yang ditabung oleh calon jamaah haji selama puluhan tahun, nilai manfaatnya dikembalikan kepada calon jamaah haji,” jelasnya.

Sementara itu, kata pamitan calon jamaah Haji, diwakili oleh dr KH Agus Budiarto MAg. Dia menyampaikan bahwa para calon jemaah haji tersebut, telah mendaftarkan haji sejak 2011. Sebanyak 55 % calon jamaah haji yang sudah melunasi pembayaran, tertunda keberangkatannya untuk tahun yang akan datang.

“Semoga yang berangkat haji sehat dan selamat dan yang tertunda diberikan umur panjang sehingga daapat melaksanakan haji ditahun berikutnya. Mewakili jamaah calon haji kami mohon pamit  kepada Ibu Bupati dan seluruh masyarakat Sragen, dengan harapan doa untuk kami semua agar sah dan sempurna dan keluarga yang tinggal di rumah selalu dalam lindungan Allah Swt,” kata Agus. (HS-08)