Bupati Tinjau Beberapa Titik Banjir Rob di Kabupaten Kendal, Karangsari dan Mororejo Terparah

BATANGPOS.COM, KENDAL – Bupati Kendal Dico M Ganinduto berkesempatan mengunjungi warga terdampak banjir rob di Kelurahan Bandengan dan Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota Kendal, Selasa (24/5/2022).

Didampingi Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Misael Marthen Jenry Polii dan Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto, serta Pj Sekda Kendal Sugiono dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo, Bupati menemui dan berbincang langsung dengan warga dan para relawan di dapur umum.

Bukan hanya mencebur ke banjir rob, Bupati beserta Forkopimda juga ikut membantu mengolah masakan di dapur umum di Kelurahan Karangsari.

Kepada awak media, Dico mengatakan, dampak dari anomali cuaca yang sudah diinfokan BMKG, mengakibatkan tingginya air laut di pesisir Jawa, khususnya di Kendal. Disebutkan, di wilayahnya ada delapan desa/kelurahan yang terdampak, dan pihaknya sudah mendirikan delapan dapur umum.

“Jadi di setiap daerah kita dirikan dapur umum. Namun ada juga yang tidak menghendaki dapur umum, tapi menghendaki bantuan bahan baku. Semua akan kita fasilitasi. Pada prinsipnya kita memfasilitasi apa yang menjadi keinginan masyarakat,” ujarnya.

Dico juga menyebut, saat ini ada 107 warga di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu yang mengungsi di Masjid At Taqwa.

“Pemerintah Kabupaten Kendal akan hadir memastikan bahwa kebutuhan masyarakat di tengah kesulitan banjir rob ini bisa kita penuhi. Jadi kita pastikan mereka bisa makan, bisa tidur dan kalau mereka menginginkan diungsikan, akan kita fasilitasi,” imbuh Dico.

Ditambahkan, untuk yang paling parah ada di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal dan Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu.

“Total ada 4.500 warga yang terdampak banjir rob kali ini di delapan desa maupun kelurahan di Kabupaten Kendal. Harapannya ini segera berhenti,” ungkap Dico.

Sementara itu, Lurah Bandengan, Sutarjo mengatakan, kondisi banjir rob di wilayahnya memang semakin parah. Menurutnya, air rob mulai tinggi sejak Jumat (20/5/2022) lalu. Hingga kini Selasa (24/5/2022) tak kunjung surut.

“Setidaknya ada 678 rumah di Kelurahan Bandengan yang terkena dampak banjir rob,” ujar Sutarjo.

Dirinya menyebut, ada beberapa warganya yang mengungsi di rumah saudara. Dan banyak juga yang masih bertahan di rumahnya masing-masing.

“Hampir menyeluruh dampak rob ini. Saat ini ketinggian antara 20 sampai 50 centimeter. Alhamdulillah dengan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kendal ini bisa meringankan beban warga yang terdampak,” imbuh Sutarjo.

Salah seorang relawan dari Tagana di dapur umum Kelurahan Karangsari, Suhar mengatakan, pendistribusian dari dapur umum Karangsari diperuntukkan bagi 1.350 warga.

“Dalam satu hari, kami mendistribusikan makanan dua kali kepada warga. Yakni pagi dan sore. Semoga rob ini segera surut dan berhenti,” ungkapnya.(HS)