Camat dan Ketua TP PKK Todanan Blora Dinobatkan sebagai Ayah dan Bunda Genre

 

BATANGPOS.COM, BLORA – Camat Todanan Dasiran SAg MSi dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Todanan, Yuli Dewi Ratih Dasiran, dinobatkan menjadi Ayah dan Bunda Genre Kecamatan Todanan, oleh Bunda Genre Kabupaten Blora Hj Ainia Shalichah, SH MPdAUD MPdBI, Sabtu (26/3/2022) di Pendopo Kecamatan Todanan.

Dalam penobatan tersebut, juga digelar Pengukuhan Forum Genre Kecamatan Todanan Periode 2022-2024 dan dirangkai Pemantapan Pencegahan dan Penurunan Stunting.

Ainia Shalichah  mengatakan penobatan Ayah Bunda Genre dan Pengukuhan Forum Genre Kecamatan Todanan, adalah yang ke 12 dilaksanakan di Blora.

Dia berharap setelah pengukuhan ini, Forum Genre Todanan bisa menjadi contoh bagi remaja lain di desanya, terutama dalam mencegah pernikahan di usia anak-anak.

“Selain itu, saya mengajak adik-adik, anggota forum genre, agar menjadi contoh para remaja di Jepon bisa menghindari triad genre, yaitu pernikahan dini, seks pranikah dan penyalahgunaan napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya),” kata Ainia Shalichah, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Dia juga berharap berbagai permasalahan para remaja di Kecamatan Todanan, dapat diatasi oleh Forum Genre yang telah dikukuhkan. Mereka dapat menjadi kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Blora.

Sementara itu Ayah Genre Kecamatan Todanan, Dasiran SAg MSi, mengimbau seluruh remaja di Kecamatan Todanan, untuk mengikuti program Genre yang dinilainya bagus.

Selanjutnya untuk dapat disampaikan kepada masyarakat, khususnya pemuda pemuda di Kecamatan Todanan.

“Hari ini luar biasa. Karena ini program untuk anak-anak muda, yaitu salah satu program dalam penanggulangan stunting, pernikahan dini, narkoba dan seks bebas,” kata Dasiran.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora, Lucius Kristiawan ST MSi menekankan kembali kepada Forum Genre Kecamatan Todanan, bahwa remaja harus mementingkan pendidikan.

“Setiap remaja harus mempunyai cita cita tinggi, yang paling penting harus mengutamakan pendidikan, pekerjaan atau karir, dan wajib membanggakan kedua orang tua terlebih dahulu baru, setelah itu baru memikirkan pernikahan,” ucap Lucius Kristiawan.

Bersamaan dengan acara tersebut juga diluncurkan gerakan masyarakat desa “Magrib Mengaji” (Gema Desa Mengaji) yang diwakili Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Huda alamat Desa Todanan RT 02/RW 02 Kecamatan Todanan.

Launching ditandai pemukulan kentongan oleh Camat Todanan, Dasiran. Launching diawali pembacaan ayat suci Al-Quran dari TPQ Al-Huda, dilanjutkan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.

“Launching ini sebagai wujud dukungan dari pemerintah Kecamatan Todanan, atas program Blora Mengaji, hingga tingkat desa yang disampaikan oleh Bapak Bupati Blora,” jelasnya. (HS-08)