Diduga Cabuli Keponakan Sendiri, AP Ditangkap Sat Reskrim Polres Kendal

BATANGPOS.COM, KENDAL – Seorang lelaki, AP (64) diamankan Reskrim Polres Kendal, karena dilaporkan telah mencabuli keponakannya sendiri yang masih di bawah umur di dalam rumahnya. Perbuatan bajat tersangka ini dilakukan di kamarnya di Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, pada bulan Januari 2022 silam.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Daniel A Tambunan mengatakan, tersangka melakukan dugaan tindak pidana dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, tipu muslihat, serangkaian kata bohong, memaksa atau membujuk anak di bawah umur untuk melakukan pencabulan dan atau persetubuhan.

“Modusnya dengan merayu korban yang masih di bawah umur untuk dibelikan flash disk,” jelas AKP Daniel, saat Konferensi Pers di Mapolres Kendal, Kamis (19/5/2022).

Dijelaskan, korban dicabuli dan dipaksa melayani nafsu bejat tersangka yang masih kerabatnya, dan meminta korban tidak bercerita kepada orang lain.

“Awalnya pada hari Selasa tanggal 4 Januari 2022 sekira pukul 10.30 WIB, tersangka masuk ke rumah bersama dengan korban melalui pintu garasi. Kemudian tersangka menutup pintu garasi dari dalam, sehingga tidak dapat dibuka dari luar. Selanjutnya tersangka mengajak korban untuk masuk ke dalam kamar depan dengan posisi korban berjalan digandeng tangannya oleh tersangka,” beber AKP Daniel.

Setelah melampiaskan nafsunya, lanjut Kasat Reskrim, tersangka kemudian mengantar korban pulang atau kembali ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda PCX.

“Kami berpesan kepada orang tua untuk selalu mengawasi anaknya, supaya tidak mudah dirayu atau dibujuk seseorang dengan imbalan apapun,” pesan AKP Daniel.

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 81 ayat (1) dan (2), pasal 82 ayat (1) UU RI No.17 Th 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang No. 01 Th 2016 tentang perubahan kedua atas Undang – undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi Undang-undang.

“Tersangka diancam dengan hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara,” kata AKP Daniel

Sementara tersangka AP sendiri mengaku hanya sekali melakukan pencabulan kepada keponakannya sendiri. “Hanya sekali ini saja,” katanya singkat.(HS)