Digratiskan, Pengusaha Perkirakan Puluhan Ribu Warga Bakal Kunjungi Grebeg Besar Demak

 

BATANGPOS.COM, DEMAK – Pengusaha hiburan menganggap Pasar Rakyat Grebeg Besar Demak, yang akan dibuka, Jumat (24/6/2022) pukul 19.00 WIB malam nanti, akan memberikan kejutan besar.

Bukan hanya karena dapat kembali digelar setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19, kegiatan ini juga bakal menyedot banyak pengunjung, lantaran tiket masuk ke area tersebut gratis.

Hal tersebut diungkapkan Munthohar, pengusaha wahana hiburan pada acara podcast RSKW 104.8 FM di Command Center Kabupaten Demak, Kamis, (23/6/22).

Menurut dia, pengunjung grebeg besar juga tidak hanya dari Demak, melainkan juga dari Grobogan, Jepara, Solo, dan Jogja. Jumlah mereka bisa mencapai puluhan ribu orang.

“Dari sepengalaman saya pada tahun 2017 dulu itu, pada hari H, yaitu di 10 Dzulhijjah, ada 25.000 pengunjung dari pagi sampai malam. Waktu itu masih ada biaya loket masuknya,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id.

Dengan adanya penggratisan tiket masuk, menurut dia jumlah pengunjung akan makin banyak.

“Sehingga menurut saya nantinya grebeg besar tahun ini akan lebih ramai lagi pengunjungnya,” kata dia.

Namun demikian agar pengunjung Grebeg Demak tidak berjubel, dia menyarankan agar pengunjung tak hanya datang pada hari libur, melainkan setiap hari.

“Dengan tidak adanya tiket masuk sehingga membuat membludakya pengunjung masuk, mungkin masyarakat bisa menyiasati untuk datang bergantian seperti tidak hanya malam minggu saja namun dapat berkunjung di hari-hari lainnya seperti malam Senin, Selasa, dan seterusnya,” kata dia.

Sementara saat disinggung mengenai panggung hiburan dangdut, dia mengaku menerima informasi, bahwa event tersebut akan dimeriahkan pentas musik, seperti Happy Asmara, Lala Widi, Jihan audy, dan Brodin.

Dengan adanya keramaian seperti ini, dia berharap upaya pengamanan juga ditingkatkan. Polres Demak perlu menerjunkan banyak personel, untuk melakukan pengamanan.

“Dengan begitu saya berharap untuk para rekan seperti Polri, turut membantu mengamankan dan menertibkan.”

Sementara M Ridwan, selaku pengamat budaya, mengatakan untuk grebeg besar tahun ini tidak dibarengi dengan adanya pergelaran budaya.

“Gelar budaya memang mungkin belum bisa diadakan pada waktu grebeg besar. Hanya saja ada perlu ada waktu tertentu atau event tertentu, yang dapat menampilkan pagelaran budaya,” kata dia.

Dia mengatakan kegiatan budaya, dapat digelar pada event-event lain, seperti peringatan HUT Demak beberapa waktu lalu.

“Ini merupakan kerjasama dengan melibatkan daerah sekitar seperti di Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Grobogan, Salatiga, Kota Semarang,” jelasnya.

Menurut dia, event budaya tidak memungkinkan digelar di Grebeg Besar Demak, karena pengunjung tidak bisa fokus pada acara tertentu. Karena itu dia berharap ada event lain, di mana para budayawan dapat menampilkan karyanya mereka.

Wakil Bupati Demak, Ali Makhsun dalam talkshow di Studio RSKW 104.8 FM, Senin, (20/6/22) lalu mengatakan pasar rakyat ini menjadi sesuatu yang baru, karena sudah dua tahun tidak terlaksana.

“Maka kami mengundang seluruh masyarakat untuk mengunjungi Pasar Rakyat, yang akan digelar dari 24 Juni sampai 16 Juli 2022, di Lapangan Parkir Tembiring Jogo Indah,” kata Wabup.

Menurut dia, kegiatan tersebut tak hanya memberikan hiburan bagi warga, tetapi juga untuk mengenalkan dan mewariskan tradisi daerah kepada generasi muda di Demak.

“Para generasi muda harus mengetahui tentang sejarah dan tradisi yang ada di daerah masing-masing. Pada saatnya mereka akan menggantikan posisi kita,” kata dia.

Dengan melibatkan para generasi muda dalam pelaksanaan prosesi, memberi peran secara langsung maka akan mendekatkan mereka untuk menjadi bagian dari proses pembelajaran ini.

“Nanti untuk kegiatan prajurit 40 an di dalamnya juga terlibat langsung siswa – siswi SMA dan juga grup kesenian zippin dan barongan,” kata dia.

Wabup juga menerangkan bahwa dalam rangkaian acara grebeg besar di Kabupaten Demak ini seluruh jajaran Pemkab turut membantu.

“Untuk seluruh rangkaian acara banyak pihak yang kita libatlkan, seperti Forkopimda, seluruh OPD, BUMD, instansi vertikal, kepala sekolah, tokoh masyarakat, tokoh agama, takmir masjid, pihak Kadilangu, dan yang sangat utama adalah melibatkan seluruh masyarakat di Kabupaten Demak,” kata dia.

Dirinya mengajak untuk warga masyarakat di Kabupaten Demak untuk memeriahkan acara grebeg besar tahun ini.

“Ayo untuk warga Demak mari turut memeriahkan grebeg besar di tahun ini, semoga ini menjadi kebahagian bersama sehingga memancarkan semangat yang positif khususnya di Kabupaten Demak,” kata dia. (HS-08)