Diperbaiki, Terminal BRT Godong Ditutup Sementara

 

BATANGPOS.COM, GROBOGAN – Pemerintah Kabupaten Grobogan menutup sementara terminal bus rapid transit (BRT) Trans Jateng di Godong, seiring dengan perbaikan terminal tersebut.

Bidang Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten  Grobogan, Happy, Rabu (22/6) mengatakan pekerjaan perbaikan landasan terminal tersebut, dilakukan sejak awal Mei 2022. Namun penumpang tetap dilayani dan menunggu di depan terminal tersebut.

“Terminal busway (BRT) ditutup sementara, sebelumnya lancar, tidak ada kendala, kaitannya BRT,” kata dia, seperti dirilis grobogan.go.id.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD)  untuk sirkulasi Trans Jateng dan menggeser posisi halte.

“Landasan diperkeras ada peninggian halte, operasional tetap jalan menunggu di luar target selesai 120 hari, mulai awal 23 Mei,” kata dia.

Dia juga mengatakan bahwa pekerjaan proyek meninggikan landasan terminal tersebut, menelan anggaran sekitar Rp 327 juta.

“Nominal untuk proyek Rp 327 juta. Untuk pergeseran itu kewenangan dari BPTD. Kita hanya di landasannya dan peninggian posisi haltenya,” jelasnya.

Sementara itu menurut beberapa penumpang yang ditemui BATANGPOS.COM,semarang.id, BRT Trans Jateng ini masih menjadi angkutan favorit. Selain tarifnya murah, bus juga nyaman dan ber-AC.

Febri, warga Semarang yang berkunjung ke tempat saudaranya di Purwodadi mengatakan, bus ini juga relatif tepat waktu. Dia berharap, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dapat memperpanjang trayek bus, dari semula hanya Semarang – Godong, menjadi Semarang-Terminal Purwodadi.

“Ongkosnya sedikit naik juga nggak apa-apa,” kata dia.

Pendapat senada disampaikan Woro, warga Purwodadi. Menurut dia, dengan memperpanjang trayek, warga Purwodadi yang hendak bepergian ke Kota Semarang, tidak perlu ganti-ganti angkutan.

“Pemerintah juga harus menjaga agar jalur jalan Semarang-Purwodadi dalam kondisi baik. Dengan jalan selalu dalam kondisi baik, kendaraan yang melalui juga lebih awet,” kata dia. (HS-08)