Empat Lokasi di Kendal, Jadi Sasaran Vaksinasi PMK Tahap Pertama

BATANGPOS.COM, KENDAL – Setelah mendapatkan 700 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal melaksanakan vaksinasi tahap pertama, Rabu (29/6/2022).

Ada beberapa tahapan prosedur yang harus diperhatikan dan dijalankan oleh petugas vaksinasi atau vaksinator. Yang pertama, vaksinator harus mendapatkan data ternak target vaksinasi dari petugas screening. Kemudian vaksinator menyiapkan kelengkapan untuk melakukan vaksinasi dan harus memastikan, bahwa vaksin tidak rusak dan masih terjaga dalam kisaran suhu 2-8 derajat celcius.

Vaksinator juga harus menggunakan APD sesuai dengan tata cara menggunakan APD yang baik dan benar, serta mempersiapkan kelengkapan lainnya.

Selanjutnya vaksinator melakukan persiapan untuk memasuki kandang sesuai dengan standar operasional prosedur keluar – masuk kandang dengan disertai kelengkapan vaksinasi. Vaksinator memasuki kandang untuk melakukan penyuntikan vaksin sesuai dengan langkah.

Yakni mengidentifikasi ternak target vaksinasi sesuai dengan data petugas screening dan mempersiapkan vaksin beserta kelengkapannya untuk melakukan penyuntikan.

Vaksinator juga harus memastikan, ternak sudah ter-handle dengan baik sebelum dilakukan penyuntikan, kemudian membersihkan lokasi penyuntikkan vaksin dengan kapas alkohol.

Suntikkan vaksin pada lokasi yang dianjurkan dan dicatat lokasi penyuntikkan vaksin tersebut khususnya pada ternak muda untuk menghindari penyuntikan ulang vaksin berikutnya di lokasi yang sama. Vaksinator juga memberi penanda pada ternak yang sudah divaksin.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Ragajati memaparkan, dalam pelaksanaan vaksinasi PMK tahap pertama ada di empat lokasi.

Yakni di Desa Karanganyar dan Blumah di Kecamatan Plantungan. Kemudian di Desa Ngadiwarno Kecamatan Sukorejo dan Desa Gondoharum Kecamatan Pageruyung.

“Kita mulai jam 09.00 pagi, dengan membawa 300 dosis vaksin yang kita salurkan di empat Desa. Masing-masing desa ada satu tim petugas vaksinasi,” paparnya kepada BATANGPOS.COM,semarang.id.

Pandu menambahkan, vaksinasi merupakan tindakan pencegahan dengan cara menyuntikkan vaksin PMK pada ternak.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan respon kekebalan tubuh terhadap virus penyebab PMK yang dilakukan secara baik dan benar. Sehingga terhindar dari kesalahan dan risiko yang ditimbulkan dalam proses vaksinasi,” jelas Pandu.(HS)