Festival Sate Meriahkan KIE, 15 Ribu Tusuk Diberikan Gratis pada Pengunjung

 

BATANGPOS.COM, KEBUMEN – Ribuan warga Kebumen, menikmati sate ayam khas Kebumen, dalam hari kedua penyelenggaraan Kebumen International Expo (KIE), Minggu (26/6/2022).

Dalam Festival Sate untuk menyemarakkan KIE tersebut, penyelenggara menyediakan 15 ribu tusuk sate khas Kebumen secara gratis, untuk pengunjung perhelatan internasional tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kebumen, Pudji Rahaju mengatakan Festival Sate tersebut, diadakan untuk mempromosikan makanan khas Kebumen tersebut, sekaligus menumbuhkan rasa kecintaan masyarakat, terhadap produk kuliner daerahnya.

“Di Festival Sate ini kami sediakan 15 ribu tusuk, secara gratis kepada masyarakat. Tujuannya untuk mempromosikan, sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap makanan khas Kebumen,” kata Pudji, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Penyelenggaraan festival ini juga memberikan rezeki kepada para penjual sate. Hal ini sesuai tujuan KIE, yakni memberdayakan ekonomi masyarakat.

“Dengan adanya ini, paling tidak bisa memberikan keberkahan kepada para penjual sate, karena KIE memang diadakan untuk melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat,”  tuturnya.

Festival sate itu pun mendapat antusias dari masyarakat. Tidak sampai satu jam 15 ribu tusuk sate yang sudah dikemas menjadi 3.750 bungkus beserta lontong dan bumbunya, ludes disantap warga. Pudji menyebut ini merupakan bentuk kebahagiaan masyarakat menyambut KIE.

“Saya melihat tadi masyarakat cukup antusias. Ini menandakan masyarakat bahagia dengan KIE ini, mereka berbondong-bondong datang ke alun-alun Kebumen untuk melihat KIE dengan jumlah ribuan,” ucapnya.

Pudji berharap, adanya festival kuliner sate bisa menambah kegemaran masyarakat untuk makan sate. Sekaligus untuk memperkuat ketahanan pangan. Rencananya dalam KIE juga akan digelar lomba masak.

“Kita masih menunggu dari pihak Pertamina untuk kolaborasi, karena ada rencana akan mengadakan lomba masak. Insya Allah bisa kita adakan sehingga bisa menambah kemeriahan KIE,” kata dia.

Untuk diketahui, di Kabupaten Kebumen terdapat makanan khas yang disebut sate ambal. Disebut demikian karena produk kuliner berbahan dasar daging ayam ini, berasal dari daerah Ambal, sebuah kecamatan di pesisir selatan Kabupaten Kebumen.

Dibandingkan sate ayam lainnya di Indonesia, sate ambal khas Kebumen menggunakan bumbu dari tempe rebus yang dihancurkan hingga halus. Bumbu tersebut lebih encer, berwarna kuning tua kecokelatan, dan sekilas seperti kuah masakan Padang. Cita rasanya manis, pedas, dan gurih, dengan aroma harum rempah yang menggugah selera, serta tanpa rasa dan aroma tempe. (HS-08)