Gelar Kegiatan “Nglali Gadget”, Mahasiswa UTM Ajak Anak Mainkan Permainan Tradisional

BATANGPOS.COM, BLORA – Di era serba digital dan teknologi ini, gadget menjadi salah satu objek utama yang tidak lepas dengan manusia. Semua informasi yang bisa didapatkan dari gadget merupakan salah satu dampak positif dari adanya teknologi modern. Namun di lain sisi, banyak juga dampak negatif dari gadget itu sendiri. Salah satunya yaitu menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar gadget untuk bermain game online.

Kecanduan gadget yang mulai merajalela hingga kalangan anak-anak turut menjadi perhatian khusus bagi para mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang melakukan pengabdian masyarakat di Desa Ngrawoh, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora.

Kegiatan sosial “Nglali Gadget” merupakan salah satu program kerja dari KKN Tematik Kelompok 2 UTM. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu Pengabdian Masyarakat UTM yang diharapkan bisa mengurangi dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan pada anak.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 26 Juni 2022 yang diikuti oleh kurang lebih 50 anak mulai dari jenjang PAUD, SD, dan SMP. “Bentuk kegiatan yang diselenggarakan antara lain lomba mewarnai, kreativitas menggambar dalam 5 menit, baca buku gratis, dan bermain permainan tradisional seperti ular naga, benteng-bentengan, kotak pos, dan beberapa permainan tradisional seru lainnya,” kata salah satu mahasiswa, Aldyna Aulia AP.

Gus Syaiful ketua kelompok 2 KKNT UTM menuturkan, bahwa diadakan nya acara ini guna meminimalisir kegiatan anak-anak yang disibukkan oleh gadget-nya.
“Anak-anak di desa Ngrawoh ini diajak untuk bisa bersosialisasi secara nyata dengan teman-temannya melalui permainan tradisional dan membaca buku. Yang mana kegiatan diselenggarakan guna meningkatkan minat mereka untuk membaca, karena seperti yang kita ketahui buku merupakan jendela dunia,” kata Gus Syaiful, Minggu (26/6/2022).

Setelah kegiatan lomba mewarnai dan bermain berbagai macam permainan tradisional, acara ini ditutup dengan pembagian hadiah kepada peserta yang memenangkan lomba mewarnai dan peserta paling aktif saat kegiatan ini berlangsung.

“Iya, anak-anak ini diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi dari kami. Semoga dengan diadakannya acara “Nglali Gadget” ini bisa meminimalisir kecenderungan anak pada gadget dan bisa membuat permainan tradisional berkesan bagi anak anak zaman sekarang,” pungkas Gus Syaiful.(HS)