Hadiri Halalbihahal IDI Jateng, Ketua IDI Jateng : Perlu Komitmen untuk Berkembang

 

BATANGPOS.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga, memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan, terutama dokter yang telah berjuang demi kesehatan masyarakat, seperti ketika Covid-19 melanda Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, dokter Jusi Febrianto MPH, ketika mewakili Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, hadir dalam Rapat Pleno Diperluas (RPD) dan halalbihalal Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Tengah, Sabtu (21/5) di Ballroom Hotel Braling Purbalingga.

Acara ini dihadiri pula oleh Ketua IDI Cabang Purbalingga, Ketua IDI Wilayah Jawa Tengah, serta para perwakilan dari 34 cabang IDI di Jawa Tengah.

“Kami sambut kedatangan Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Jateng pada RPD, yang tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga,” kata dia, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Dia juga menyampaikan harapan, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana, untuk bertukar informasi dan perkembangan di bidang medis, sehingga profesi dokter dapat terus menyebarkan manfaat bagi masyarakat.

“Seperti yang kita ketahui, bahwa dokter punya peran sentral dan strategis terkait kesehatan. Profesi dokter lah yang ahli dalam metode pengobatan sesuai kode etik profesi kedokteran,” ujarnya.

Dalam acara ini Ketua IDI Jateng, Djoko Handojo juga berpesan kepada segenap perwakilan IDI yang hadir, untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Menurut dia, kedokteran merupakan bidang keilmuan yang dinamis, sehingga diperlukan sikap responsif dan komitmen, untuk terus berkembang, serta memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.

“Walaupun Covid-19 sudah mereda, kita harus tetap waspada sebagai upaya preventif. Kita juga perlu waspada terhadap segala jenis penyakit lain, guna terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan,” kata dia.

Wakil Ketua PB IDI, dokter Slamet Budiarto SH MH Kes mengatakan akan berkoordinasi dengan seluruh cabang dan pemerintah, agar mempermudah birokrasi terhadap anggota IDI. (HS-08)