Hadiri Peresmian TMMD Sengkuyung di Weleri, Bupati Kendal: Infrastruktur Menjadi Prioritas Utama

BATANGPOS.COM, KENDAL – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dan Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Misael Marthen Jenry Polii melaksanakan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2022, di Balai Desa Sambongsari Kecamatan Weleri, Rabu (11/5/2022).

Hadir dalam acara tersebut, Forkopimda Kabupaten Kendal, terdiri dari Kapolres Kendal yang diwakili Wakapolres, Kompol Donny Eko Listianto dan Kajari Kendal, Ronaldwin, Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Muhammad Makmun, perwakilan Pengadilan Negeri Kendal, serta Pengadilan Agama Kabupaten Kendal.

Selain itu juga hadir jajaran Forkopimcam Weleri, para Danramil se-Kabupaten Kendal, Kepala Desa Sambongsari, Bani Ardi beserta perangkat desa, serta perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat

Dalam laporannya kepada Bupati, Dandim 0715/Kendal menyampaikan, kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I ini dilaksanakan dengan dasar Surat Danrem 073/Makutarama tanggal 28 Maret 2022, tentang perintah untuk melaksanakan Operasi TMMD Reguler ke 113 dan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2022.

Dikatakan, latar belakang dipilihnya Desa Sambongsari Kecamatan Weleri ini, dikarenakan adanya jalan perbatasan desa dengan yang masih terisolir, sehingga menyulitkan warga setempat dan membutuhkan perbaikan fasilitas jalan.

“Sasaran fisik pengecoran jalan 800 meter dengan lebar tiga meter dan tebal 12 sentimeter. Selain sasaran fisik juga ada non-fisik, yakni penyuluhan kepada warga, seperti wawasan kebangsaan dan penyuluhan penangkal paham radikalisme. Sehingga masyarakat tetap berpedoman kepada Ideologi Pancasila,” terang Dandim

Jenry menyebut, kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2022 ini akan dilaksanakan mulai Rabu (11/5/2022) dan diperkitakan selesai pada awal bulan Juni 2022.

“Total bantuan dana sebesar Rp 300 juta, yang terdiri dari bantuan dana dari Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 150 juta, dari Pemerintah Kabupaten Kendal Rp 130 juta, dan dari swadaya masyarakat atau pemerintah desa setempat sebesar Rp 20 juta,” papar Dandim.

Pada kesempatan tersebut, Jenry juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal dan seluruh masyarakat maupun Pemerintah Desa Sambongsari Weleri yang sudah memberikan dukungan program TMMD ini.

“Kegiatan TMMD di tahun 2022 ini ada tiga kali. Sehingga kami berharap terus dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kendal dan masyarakat, dalam rangka mewujudkan masyarakat desa yang makmur dan berkeadilan, juga aman serta sejahtera,” ungkap Dandim.

Serah Terima Berita Acara TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2022 oleh Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Jenry Polii kepada Bupati Kendal Dico M Ganinduto, di Balaidesa Sambongsari Weleri, Rabu (11/5/2022).

Sementara itu, Bupati Kendal, Dico M Gaminduto dalam sambutannya memberikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan TMMD yang diselenggaran Kodim 0175/Kendal di Desa Sambongsari Kecamatan Weleri, yang berdampak positif terutama dalam pembangunan infrastruktur.

“Semoga kegiatan TMMD ini bisa berjalan dengan baik, dan semoga dampak dari pembangunan infrastruktur yang diselenggarakan oleh Kodim 0715/Kendal di Desa Sambongsari, bisa memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama terhadap pertumbuhan ekonomi yang ada di Desa Sambongsari,” ungkap Dico.

Disampaikan, infrastruktur yang ada di Kabupaten Kendal hingga saat ini masih belum sempurna. Sehingga upaya kolaborasi, bekerja sama, gotong-royong dengan berbagai pihak dalam pembangunan infrastruktur ini harus terus digalakkan ke depannya.

“Jalan kabupaten itu masih ada 13 persen yang belum terselesaikan. Itu menjadi pekerjaan rumah bagi saya sama Pak ketua DPRD. Sehingga harapan kita maksimal itu tahun 2023 sudah 100 persen kita selesaikan,” ujar Bupati.

Dico juga menegaskan, infrastruktur bukan hanya menjadi program dari pemerintah saja, namun juga menjadi kewajiban pemerintah untuk menyelesaikannya.

Untuk itu, dirinya berpesan kepada pemerintah dan masyarakat Desa Sambongsari, apa yang sudah diupayakan oleh jajaran Kodim 0715/Kendal ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya titip pesan juga bahwa ini harus bisa dirawat dengan baik sehingga manfaatnya bukan hanya sekadar sebagai sarana untuk infrastruktur, tapi juga bisa berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi. Jadi nanti masyarakatnya bisa lebih berkreasi,” harap Dico.

Lokasi pembangunan program TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2022 di Dusun Bojengan, Desa Sambongsari Kecamatan Weleri.

Jaga Kondusifitas

Selain infrastruktur, lanjut Bupati, dalam program TMMD ini juga dilaksanakan kegiatan penyuluhan terkait radikalisme dan terorisme kepada masyarakat dengan wawasan kebangsaan. Menurutnya itu menjadi suatu hal yang perlu diantisipasi bersama.

“Alhamdulillah di Kabupaten Kendal keadaannya kondusif. Namun demikian kita tidak boleh lengah. Jadi apa yang disampaikan Pak Dandim itu betul. Nanti coba kita pelajari, kita bentuk Satgas, untuk mengantisipasi,” tandas Dico.

“Apabila ada hal-hal semacam radikalisme atau terorisme yang bisa diantisipasi agar diinfokan kepada kita semua. Sekali lagi, terima kasih kepada semua yang sudah mendukung program TMMD ini. Dan semoga bermanfaat,” imbuh Dico.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengecekan lokasi TMMD di Dusun Bojengan, Desa Sambongsari yang berbatasan langsung dengan Desa Mentosari, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.

Baik Bupati Kendal, Dandim 0715/Kendal, Forkopimda dan Ketua DPRD Kendal, Forkopimcam serta jajaran Pemerintah Desa Sambongsari, masing-masing mengendarai sepeda motor menuju lokasi yang terletak diantara hutan.

Kepala Desa Sambongsari, Bani Ardi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Kendal dan Kodim 0715/Kendal, yang telah mengupayakan untuk perbaikan infrastruktur di desanya.

Dikatakan, total jarak jalan yang harus diperbaiki adalah 1.400 meter. Sehingga masih kurang 400 meter lagi yang harus diperbaiki. Untuk itu, pihaknya akan mengupayakan kekurangan perbaikan tersebut.

“Jalan ini berbatasan dengan Kabupaten Batang. Selain untuk akses warga juga untuk akses pengembangan objek wisata Bukit Tegal Santun (BTS). Sehingga dengan adanya pembangunan infrastruktur melalui TMMD ini, bisa bermanfaat bagi warga kami dan juga pengembangan Desa Wisata,” tukas Bani Ardi.(Advetorial-HS)