Home Industri Plywood di Singorojo Kendal Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

BATANGPOS.COM, KENDAL – Kebakaran terjadi di tempat pengeringan/oven vinir (bahan plywood/triplek) milik CV Rahardian Sentosa, di Dusun Glompong, Desa Kalirejo, Kecamatan Singorojo, Jumat malam (6/5/2022) sekira pukul 21.00 WIB.

Home Industri pengeringan/oven vinir CV Rahardian Sentosa tersebut diketahui milik Decky Susanto, warga Dusun Kaliwesi RT 03 RW 03, Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kendal.

Hal tersebut dijelaskan dalam laporan Serka Maryono, Anggota Koramil 15/Singorojo. Dilaporkan, pada hari Jumat (6/5/2022), sekira pukul 21.00 WIB, salah satu saksi, yakni Nendi Renon Setiawan (33) selaku karyawan, sedang menjaga tungku oven yg digunakan untuk mengeringkan vinir dalam kondisi menyala.

“Kemudian saksi melihat asap keluar dari bagian bawah kipas mesin oven. Saksi pun mengecek ke bagian dalam mesin oven melalui pintu kecil untuk memastikan vinir sudah kering. Selanjutnya, saksi melihat kobaran api di dalam ruang oven yang penuh dengan vinir serta mendapati kobaran api tersebut,” ujarnya

Selanjutnya, imbuh Maryono, saksi Nendi menghubungi korban (Decky Susanto) dan melaporkan kejadian tersebut, sekalugus untuk mencari bantuan.
“Saksi kemudian mengambil selang dan berusaha untuk memadamkan kobaran api. Namum api belum dapat dipadamkan secara manual,” imbuhnya.

Selang beberapa saat kemudian mobil Damkar Boja datang ke lokasi untuk memadamkan api. Kemudian pintu utama ruang oven dibuka guna memadamkam api. Selanjutnya petugas Damkar Boja dengan mengerahkan dua unit mobil pemadan dibantu dua unit mobil Damkar Sukorejo berusaha untuk memadamkan kobaran api.

“Dalam kejadian tersebut, api membakar hampir seluruh bangunan semi permanen, dengan rangka bambu, serta atap dan pagar yang terbuat dari seng, berikut vinir 46 palet atau tumpuk atau 70 meter kubik ikut terbakar,” beber Maryono.

Api berhasil dipadamkan oleh Damkar Kecamatan Boja dan Damkar Kecamatan Sukorjo sekitar pukul 00.23 WIB.

Penyebab terjadinya kebakaran diduga adanya kebocoran pada besi/pipa hitter yang berfungsi utk menyalurkan panas dari tungku ke ruang oven.

“Setelah menerima laporan, kami mendatangi TKP dan membantu pemadaman bersama petugas Damkar juga warga. Total taksiran kerugian yang diderita korban sementara sebesar Rp 200 juta,” pungkasnya.(HS)