Ikuti Ajang Inacraft 2022 di Jakarta, Delapan UMKM Kendal Mampu Pikat Perhatian Pengunjung

BATANGPOS.COM, KENDAL – Produk UMKM Kabupaten Kendal yang menjadi binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kendal turut serta dalam ajang Pameran Kerajinan atau International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2022 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC).

Berdasarkan rilis Diskominfo Kabupaten Kendal yang diterima BATANGPOS.COM,semarang.id, Minggu (27/3/2022), terdapat delapan jenis UMKM hasil kerajinan asli Kabupaten Kendal yang diikutsertakan dalam pameran kerajinan pada 23 – 27 Maret 2022 tersebut.

Delapan UMKM yakni mulai dari batik, kebaya bordir, kopi, olahan cokelat, kerajinan alat olahraga panah, kerajinan kayu (gaharu), berbagai hiasan dan kerajinan tas.

Adapun Inacraft diikuti oleh 722 peserta yang terdiri dari 510 peserta individu, 169 peserta binaan dinas, dan 43 peserta binaan BUMN, termasuk 150 merchant yang berpartisipasi secara daring.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kendal, Wynne Frederica mengatakan, dalam pameran kerajinan ini, stand yang dimiliki Kabupaten Kendal paling banyak diminati oleh pengunjung adalah produk kerajinan kayu gaharu dan batik.

“Kita memiliki karya terbaik semuanya di sini, tapi untuk batik linggo yang menggunakan warna alami dan kerajinan dari kayu gaharu paling diminati,” jelas Chacha Frederica sapaan istri Bupati Kendal, Dico M Ganinduto tersebut.

Ia menyebut, beberapa produk UMKM Kabupaten Kendal yang ikut serta dalam Inacraft 2022 berasal dari Kecamatan Boja, Limbangan, Kendal Kota, Patebon, dan Sukorejo.

“Sementara terkait target dari Dekranasda Kendal ke depan adalah melakukan konsep penyuluhan yang lebih mengarah dan detail serta pendampingan sampai menghasilkan output yang dapat dirasakan oleh pelaku UMKM,” ungkap Chacha.

Di sisi lain, dirinya juga menyempatkan berkeliling melihat beberapa stand mandiri dari peserta atau individu. Hal itu dilakukan lantaran pihaknya ingin mempelajari dan mencoba kunci kesuksesan agar nantinya mampu diterapkan di UMKM Kendal. Adapun kegiatan pameran Inacraft 2022 Kabupaten Kendal berlangsung melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM.

“Saya tadi juga mencoba keliling bertanya ke peserta individu, untuk mengetahui cara mereka bisa dan berani itu seperti apa. Nah dengan itu nantinya akan saya coba terapkan di Kendal, sehingga ke depan Inacraft yang akan datang bisa dipenuhi juga dengan UMKM mandiri Kendal,” ujar Chacha.

Inacraft 2022 tersebut sebelumnya sempat dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, yang berpesan kepada masyarakat untuk bangga dengan produk lokal.

Kabupaten Kendal sendiri hingga Minggu (27/3/2022) telah membukukan penjualan sebesar Rp 10 juta di ajang Pameran Kerajinan Inacraft 2022 ini.

Salah seorang peserta Pameran asal Kendal, Hany yang memamerkan produk kerajinan kayu gaharu mengungkapkan, produknya dinilai sangat mampu berkompetisi di pasar global yang sudah masuk ke pasar internasional.

“Produk gaharu ini bisa dikategorikan sebagai unggulan apabila memiliki desain yang menarik, inovatif, memiliki ciri khas, dan memajukan kearifan lokal Kabupaten Kendal yang bisa menjadi potensi budaya di Indonesia, serta berorientasi pasar internasional,” ujarnya.(HS)