Laporan APBD Tahun 2021, Silpa Kabupaten Kendal Capai Rp 415 Miliar

BATANGPOS.COM, KENDAL – DPRD Kabupaten Kendal menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2021, di Ruang Paripurna, Jumat (27/5/2022).

Selain itu agenda rapat Paripurna juga diisi dengan Pembukaan dan Penutupan Masa Sidang ke II Tahun 2022 DPRD Kabupaten Kendal.

Acara yang dihadiri Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Muhammad Makmun dan jajaran Wakil Ketua DPRD.

Bupati Kendal dalam sambutannya memaparkan, target pendapatan Pemerintah Kabupaten Kendal pada Tahun Anggaran 2021 sebagaimana yang tertuang dalam APBD dianggarkan senilai Rp 2.250.472.766.256, dan dapat direalisasikan senilai Rp 2.300.543.641.945, atau mencapai sebesar 102,22 persen dari target yang ditetapkan.

“Sedangkan Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Kendal pada Tahun Anggaran 2021 dianggarkan senilai Rp 2.435.688.248.524, dan dapat direalisasikan Rp 2.069.958.006.821, atau mencapai 84,98 persen,” paparnya.

Dalam Belanja Daerah tersebut termasuk Pengeluaran Transfer Pemerintah Kabupaten Kendal yang pada Tahun Anggaran 2021 berdasarkan Permendagri 90 Tahun 2019 diklasifikasikan menjadi satu dalam Belanja Daerah.

“Pengeluaran transfer dianggarkan senilai Rp 374.220.227.804, dan dapat direalisasikan Rp 374.020.227.804, atau mencapai 99,95 persen,” ujar Bupati.

Untuk Penerimaan Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2021 dianggarkan senilai Rp 197.030.482.268, dan dapat direalisasikan senilai Rp 197.031.482.268, atau mencapai 100,001 persen.

“Sedangkan untuk Pengeluaran Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2021, dianggarkan senilai Rp 11.815.000.000,00, dapat direalisasikan senilai Rp 11.815.000.000, atau mencapai 100 persen,” imbuh Bupati.

Adapun pembiayaan netto Tahun Anggaran 2021, lanjut Dico, dianggarkan Rp 185.215.482.268, kemudian dapat direalisasikan Rp 185.216.482.268, atau mencapai 100,001 persen.

Berdasarkan anggaran dan realisasi APBD Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2021 sebagaimana telah disampaikan, terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) pada tahun 2021 senilai Rp 415.802.117.392.

“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Silpa APBD Pemerintah Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2021 mengalami kenaikan sebesar 128,42 persen,” ujar Dico.

Silpa tersebut terdiri atas, Sisa kas dan bank di Bendahara Umum Daerah senilai Rp 316.025.168.846, Kas di Bendahara Penerimaan senilai Rp 2.189.991, Kas BLUD di RSUD Dr Soewondo Kendal Rp 96.294.782.515, Kas BLUD Puskesmas senilai Rp 3.374.790.250, dan Kas di Bendahara BOS senilai Rp 105.185.790.

Sebagai penutup Dico berharap kepada DPRD untuk dapat segera mengadakan pembahasan untuk menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi Peraturan Daerah.

“Penyempurnaan terhadap Peraturan Daerah ini, tentu merupakan upaya kita bersama guna mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” tutupnya.(HS)