Libur Lebaran, Istana Tambak Bulusan Demak Diprediksi Dipadati Wisatawan

 

BATANGPOS.COM, DEMAK – Istana Tambak Bulusan (Istambul) di Kecamatan Karangtengah. Kabupaten Demak, diperkirakan bakal menjadi salah satu objek wisata yang bakal dipadati wisatawan. Peningkatan jumlah pengunjung, juga akan terjadi di objek-objek wisata lain di Kota Wali.

Hal itu mengemuka, dalam Dialog Menjaga Kondusifitas di Bulan Ramadan dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H, yang diselenggarakan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Demak, Kamis (28/04/22).

Kegiatan dilaksanakan di aula Kecamatan Karangtengah di hadiri Bupati Eisti’anah, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kajari, Dandin 0716/Demak,  Ketua PN, Pj Sekda, Kamis (28/04/22).

Dalam sambutan pengarahannya, Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan dengan adanya kelonggaran mudik Lebaran dari Pemerintah Pusat, diprediksi pengunjung tempat wisata akan meningkat, terlebih di Kecamatan Karangtengah yang memiliki tempat wisata baru Istana Tambak Bulusan (Istambul).

“Hal-hal ini perlu kita sikapi bersama dan menentukan langkah-langkah strategis demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Terlebih sektor pariwisata  yang bakal tinggi peminatnya,” kata Eisti, seperti dirilis demakkab,go.id.

Menurut Bupati, salah satu yang perlu ditekankan adalah pelaksanaan protokol kesehatan. Setiap pengelola dan pengujung harus mematuhi protokol untuk mencegah penyebaran Covid-19 tersebut.

Selain itu arus lalu lintas kendaraan dan embung-embung parkir di tempat wisata, juga harus diatur lebih detail. Semua pihak juga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadi bencana dan tindak kriminal.

“Saya yakin dengan kita mematuhi dan melaksanakan himbauan Pemerintah Insya Allah akan membawa manfaat dan keselamatan bagi kita bersama,”tambahnya.

Sementara Wakil Bupati Ali Makhsun mengatakan, Covid-19 masih jadi ancaman di Indonesia, terlebih jika persyaratan dari Pemerintah tidak dipatuhi masyarakat seperti vaksinasi dan protokol kesehatan, ini berakibat akan terjadi lonjakan kasus.

“Jika saya meninjau dari apek wawasan kebangsaan dari 4 pilar, gotong royong, kesejahteraan, pengorbanan, kekeluargaan, kasus Covid-19 ini adalah masalah bersama dan tanggung jawab bersama,“ tutupnya. (HS-08)