Masyarakat Ekonomi Syariah Canangkan UMKM Halal Kendal

BATANGPOS.COM, KENDAL – Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah Kendal (MES) Kabupaten Kendal menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Halal bagi pelaku UMKM.

Penyelenggaraan Bimtek bertempat di aula pondok Pesantren Al Musthofa Pandes Cepiring, yang diikuti 50 pelaku Usaha UMKM Kendal dibantu pengurusan Sertifikat Halal, Sabtu (4/6/2022)

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, sekaligus sebagai Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kendal. Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, sertifikasi halal bukan semata aspek legal semata.

“Sertifikat halal ini merupakan peluang bisnis. Betapa tidak, di masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim, pasti membutuhkan produk yang ada jaminan halal. Makanya kegiatan ini bisa menjadi strategi bisnis,” ujar Dico.

Disampaikan, kegiatan MES ini merupakan hal yang selaras dengan visi misi Kabupaten Kendal, yaitu pengembangan UMKM.

“Komitmen Pemerintah Kabupaten Kendal adalah untuk pengembangan UMKM. Dan Insya-Allah nanti di tahun 2023 akan ada UMKM Kendal Center,” imbuh Dico.

Sementara itu, menurut Arif Fajar Hidayat selaku Ketua Panitia Bimtek mengungkapkan, ternyata masih banyak pelaku usaha yang kesulitan untuk membuat sertifikat halal.

Padahal saat ini ada kemudahan self declare. Saat ini program self declare bagi pelaku usaha UMKM, namun belum tersosialisasikan dengan baik.

“Maka PD MES Kendal, mencoba untuk membuat program riil pendampingan bagi pelaku UMKM. Tidak cuma sosialisasi tapi riil MES Kendal langsung menfasilitasi bagi UMKM Kendal. Jadi langsung kita dampingi agar bisa mendapat sertifikat halal,” beber Arif.

Ketua MES Kendal, M Irkham Fulukhudin menegaskan, MES merupakan organisasi nirlaba bertujuan mengembangkan dan mempercepat penerapan sistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Pengurus MES Kendal sendiri dilantik Oktober 2021.

“Kehadiran MES di Kendal ini, adalah wujud komitmen untuk mengembangkan ekonomi syariah terutama industri halal. Untuk merealisasikan hal tersebut, saat ini sudah terinisiasi Komunitas UMKM Halal Kendal,” ungkapnya.

Dijelaskan oleh Irkham, kegiatan bimbingan teknis ini merupakan program kerja riil dari tindak lanjut komunitas halal dan bentuk syiar akan ekonomi syariah di sektor riil.

“Amanah undang-undang jaminan halal, bahwa setiap produk yang beredar di Indonesia harus bersertifikasi halal,” jelasnya.

Irkham menambahkan, saat ini pemerintah memberikan banyak kemudahan. Untuk itu, MES Kendal mengambil kesempatan tersebut untuk membantu pelaku UMKM Kendal.

“Dengan adanya program ini diharapkan akan semakin meningkatkan kualitas UMKM. Dan ini sesuai dengan visi misi Kabupaten Kendal yaitu pengembangan UMKM,” pungkasnya.(HS)