Mensos Risma Kunjungi Penderita Kanker Otak Stadium Lanjut di Kendal

BATANGPOS.COM, KENDAL – Menteri Sosial RI, Tri Risma Harini mengunjungi Tarno (31) penderita kanker otak stadium lanjut, warga Dusun Blimbing, Desa Mlatiharjo, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Jumat (20/5/2022).

Tarno yang sudah terbaring selama satu tahun, tak bisa berobat karena keterbatasan biaya. Selama ini ia ditemani kakak kandungnya Mistam (38).

Mistam mengungkapkan, sebelum mendapat bantuan dirinya membantu biaya pengobatan sang adik sampai bangkrut usahanya.

Diceritakan, awalnya sebelum Lebaran tahun 2021 lalu, adiknya merasakan pusing. Seiring waktu tidak hanya pusing namun tangan dan kaki tidak bisa bergerak.

Oleh Mistam, kemudian Tarno dibawa ke dokter lalu dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Kendal dan divonis terkena stroke.

Karena terkendala peralatan, Tarno kemudian dibawa ke RSUP dr Karyadi Semarang dan setelah dilakukan CT Scan diketahui kalau ada tumor dan harus menjalani kemoterapi.

“Bahkan adik saya, Tarno, juga harus menjalani operasi karena ada infeksi pada tumor tersebut,” ungkap Mistam.

Dijelaskan, vonis tumor otak diketahui setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan hasil CT Scan menunjukan adanya tumor.

“Saat ini Tarno sudah menjalani enam kali kemoterapi, dan akan terus berlangsung sampai sembuh, namun karena ada infeksi maka harus menjalani operasi,” jelas Mistam.

Dirinya juga menambahkan, selama ini Tarno dibantu oleh Kementrian Sosial dan beberapa donatur lainnya.

Sementara Mensos RI Tri Risma Harini berpesan kepada Tarno untuk selalu semangat, karena kunci kesembuhan adalah semangat.

Risma juga berterima kasih kepada media yang sudah memberitakan sehingga sampai kepada Kementrian Sosial dan bisa dicarikan solusinya.

Tidak lupa Mensos juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Kita Bisa, yang telah berhasil menghimpun dana hingga mencapai Rp 67 juta.

“Saya berterima kasih kepada rekan media yang sudah memberitakan ini dan sampai ke Kementerian Sosial RI. Kepada penerima manfaat saya minta untuk selalu semangat untuk sembuh, karena itu kuncinya,” ungkap Risma.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo membeberkan, beberapa bantuan berupa sembako, dan kebutuhan lain sudah disediakan pemerintah daerah. Selain itu juga ada bantuan biaya operasional sehari-hari di rumah sakit senilai Rp 2 juta dan juga bantuan usaha jual beli pulsa dan servis handphone.

“Beberapa bantuan lainnya berupa bantuan kursi roda dan tongkat tripod. Bantuan tambahan nutrisi berupa susu, Madu, kacang hijau, makanan atau kue kering, buah-buahan, air mineral juga diberikan,” beber Toni.

Sementara itu Kepala Desa Mlatiharjo, Muthohar menegaskan, pihaknya juga menghimpun dana mulai dari Paguyuban Kades hingga keterlibatan Karangtaruna.

“Saat ini untuk kehidupan sehari-hari dikoordinasi oleh Karangtaruna, sengaja kami tidak berikan semua untuk mengindari pemakai yang tidak perlu,” ujarnya. (HS)