Momen Hari Lahirnya Pancasila, Srawung Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan Digelar di Kendal

BATANGPOS.COM, KENDAL – Kegiatan Srawung Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan Kevikepan Semarang, yang bertema “Berani Bergaul Berani Berperan” digelar di Gereja Santo Antonius Padua Kabupaten Kendal, Rabu (1/6/2022).

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Kendal Dico M Ganinduto beserta perwakilan Forkopimda, Sekretaris FKUB, Keuskupan Agung Semarang, serta ratusan pemuda-pemudi lintas agama dari beberapa daerah di Jawa Tengah.

Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Kevikepan Semarang, Romo Eduardus Didik Cahyono SJ mengatakan, kegiatan Srawung Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan empat tahun sekali oleh Keuskupan Agung Semarang.

Diterangkan, dalam kegiatan Srawung Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan ini digelar di berbagai daerah, dengan bingkai Seni-Budaya dan Ekologi. Sedangkan aksinya adalah persaudaraan dalam kebersamaan dan keberagaman.

Acara kawula muda dari lintas agama tersebut, dijadwalkan digelar di Semarang, Surakarta, Yogyakarta dan juga di Kedu.

“Terakhir dilaksanakan di Semarang tahun 2018, dan tahun 2022 ini, Keuskupan Agung Semarang melalui Komisi Hubungan Antaragama untuk melaksanakan Srawung Orang Muda ini, di masing-masing daerah. Ya kalau di Kendal ini adalah termasuk daerah karesidenan Semarang,” tetangnya.

Dijelaskan, tujuan kegiatan ini digelar untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam semangat persaudaraan dalam keberagaman.

“Buah yang diharapkan adalah peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama dan kepercayaan kita,” ujar Didik.

Dirinya berharap, para peserta yang terlibat dalam srawung akan terus memberikan gema dan daya dalam rangka merawat dan menjaga NKRI melalui persaudaraan sejati.

“Demi mewujudkan peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman sesuai agama masing-masing dan di tempat atau wilayah asal masing-masing,” imbuh Didik.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dalam sambutannya mengapresiasi diadakannya Srawung Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan ini.

“Momen acara ini sangat tepat, karena hari ini, bangsa Indonesia merayakan hari lahirnya Pancasila. Untuk itu hal yang paling efektif dan mudah dilakukan untuk mengurangi konflik untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama, yakni cukup memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Maka, otomatis kerukunan antar umat beragama akan terwujud,” kata Bupati.

Dico menyebut, kehadiran generasi muda untuk ikut membangun hidup rukun di tengah perbedaan di masyarakat sangat diperlukan.

“Semoga Srawung Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan ini menjadi awal yang baik dalam mewujudkan peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama dan kepercayaan kita, bersama orang muda,” ujar Dico.

Bupati menegaskan, sebagai generasi muda penerus bangsa, pemuda tidak boleh hanya berdiam diri melihat pembangunan yang sedang berjalan.

“Mau tidak mau, pemuda sekarang akan menjadi tulang punggung Indonesia. Harus bisa berinovasi dan kreatif dalam berbagai sektor pembangunan dimasing-masing daerah,” tandas Dico.

Untuk itu lanjut Bupati, para pemuda harus mempersiapkan SDM yang tangguh untuk ikut serta dalam pembangunan di Kabupaten Kendal.

Sementara pemuda juga harus bisa mewujudkan Ide atau gagasan-gagasan yang baik untuk pembangunan Kabupaten Kendal.

Selain itu, Dico juga meminta supaya generasi muda untuk bisa terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Kabupaten Kendal

“Oleh karena itu, saya mengajak para pemuda jangan hanya bisa mengritik, tetapi harus bisa menyampaikan solusi untuk permasalahan yang ada, sikap kritis sangat baik, tetapi disampaikan dengan baik dan sopan sesuai dengan peraturan yang berlaku, demi untuk kemajuan Kabupaten Kendal,” imbuh Bupati.

Salah seorang peserta Rahmat Angga dari Kepercayaan Sapta Dharma Ambarawa mengaku mengikuti kegiatan ini untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama.

Disebutkan, dari kawula muda Kepercayaan Sapta Dharma Ambarawa ada enam peserta yang ikut hadir dalam acara di Kendal ini.

“Harapannya dengan adanya Srawung Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan ini, kami generasi muda bisa ikut menjaga kerukunan antar umat beragama dalam rangka menjaga keutuhan NKRI,” ungkapnya. (HS-06).