Mudik Lebaran Gratis Pemprov Jateng 2022, BankJateng Sediakan 65 Bus dan Empat Gerbong Kereta Api

BATANGPOS.COM, JAKARTA – Pada penyelenggaraan Mudik Lebaran Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2022, Bank Jateng ikut serta berpartisipasi dengan memberikan fasilitas akomodasi untuk masyarakat.

Hal tersebut juga dimaksudkan sebagai upaya dalam peningkatan corporate image & brand awareness Bank Jateng.

Dengan adanya estimasi jumlah total pemudik pada kegiatan Mudik Lebaran Gratis Provinsi Jawa Tengah lebih kurang 6.870, Bank Jateng menyediakan 65 unit bus dan empat gerbong kereta api.

Sebanyak 65 unit bus mudik yang disediakan dengan rincian, 60 unit bus rute Jakarta – Jawa Tengah, tiga unit bus rute Lampung – Jawa Tengah dan dua unit bus rute Medan – Jawa Tengah.

Selain itu, bantuan fasilitas empat gerbong kereta api yang menggunakan Dana Sosial Bank Jateng dengan menunjuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki rute Pasar Senen – Semarang Tawang.

“Bantuan fasilitas gerbong kereta api merupakan bantuan rutin Bank Jateng sejak tahun 2012,” ungkap Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno.

Perlu diketahui bahwa pada tahun 2020 – 2021 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membatalkan penyelenggaraan Mudik Lebaran Gratis karena berkenaan dengan pandemi Covid-19.

“Hal tersebut dimaksudkan untuk mengurangi kegiatan dan kerumunan massa di area publik, sehingga Bank Jateng tidak mengadakan Mudik Lebaran Gratis selama 2 tahun terakhir yaitu tahun 2020 – 2021,” kata mas Nano sapaan akrab Dirut Bank Jateng tersebut.

Bantuan bus mudik dan kereta api gratis Bank Jateng merupakan bentuk kepedulian Bank Jateng terhadap warga Jawa Tengah, Lampung dan Medan utamanya yang bekerja pada sektor – sektor informal.

Adapun sasaran bantuan akomodasi gratis ini ditujukan untuk masyarakat yang berlatar belakang ekonomi lemah seperti asisten rumah tangga, pedagang asongan, buruh bangunan, tukang ojek, dan sebagainya.

“Sehingga dapat meringankan biaya akomodasi untuk keperluan mudik ke kampung halaman sebanyak lebih kurang 3.570 pemudik (asumsi 65 bus dan empat gerbong Kereta Api),” papar Nano.

Selain meringankan biaya mudik, lanjutnya, bantuan tersebut juga diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatkan pemasukan/peredaran uang ke Jawa Tengah.

Karena dengan tidak membeli tiket akomodasi mudik (gratis), pemudik dapat membelanjakan uang ongkos akomodasinya untuk keperluan yang lain di daerah masing-masing.

Sebanyak 65 unit Bus Mudik dengan kategori executive class dan empat gerbong Kereta Api dengan kategori premium class yaitu “Tawang Jaya Premium”.

“Bantuan Bank Jateng yang disediakan, dapat dimanfaatkan dan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi lebih kurang 3.570 pemudik,” tandas Nano.

Dengan pemberian batuan Dana Sosial untuk partisipasi penyediaan bus mudik dan kereta api pada kegiatan Mudik Lebaran Gratis Provinsi Jawa Tengah ini, disamping sebagai bentuk kepedulian Bank Jateng dalam menyediakan akomodasi gratis bagi para pemudik dengan latar belakang ekonomi lemah/pekerja informal.

“Selain itu, program ini sebagai dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta juga merupakan upaya dalam peningkatan corporate image dan brand awareness Bank Jateng,” tutup Nano.

Sedangkan di tahun 2022, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan lampu hijau, mengizinkan masyarakat untuk kembali melakukan aktivitas mudik pada tahun ini.

Meski demikian, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengingatkan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mudik gratis kali ini dilaksanakan secara terbatas, atau dengan armada yang sedikit.

“Mudik Lebaran Gratis tahun ini diperuntukkan khususnya untuk warga Jateng yang berada di Jakarta, Lampung dan Medan,” ungkap Ganjar Pranowo.

Adapun tanggal pemberangkatan Mudik Lebaran Gratis Provinsi Jawa Tengah tahun 2022 telah dilaksanakan pada Kamis, (28/4/2022) pukul 10.00 WIB (Bus Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jakarta Timur) dan Jumat, (29/4/2022) 07.30 WIB (Kereta Api Stasiun Pasar Senin Jakarta).

Rincian jumlah bus yang tersedia pada Mudik Lebaran Gratis Pemprov Jateng tahun 2022 yaitu 10 bus dari Provinsi Jateng, 51 bus dari kabupaten atau kota di Jateng, 65 bus dari Bank Jateng, 5 bus dari CSR swasta. (HS-06).