Mudik Terakhir Lewat Pelabuhan Kendal, Pengawasan Kendaraan dari KMP Kalibodri Diperketat

BATANGPOS.COM, KENDAL- Kedatangan pemudik dari Kalimantan Tengah dengan menggunakan KMP Kalibodri Minggu (1/5/2022) merupakan yang terakhir. Jumlah penumpang yang diangkut lebih sedikit dibandingkan kedatangan kedua.

Rata-rata pemudik yang sebagian besar berasal dari beberapa daerah di Jawa Tengah ini bekerja di perkebunan dan membuka usaha sendiri di wilayah Kalimantan.

Pemudik yang tiba kali ini rata-rata berasal dari Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Purwokerto, Boyolali dan Solo, serta beberapa daerah lain.

Untuk mengantisipasi transportasi, Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal telah meminta bantuan armada kepada Perum Damri dan angkutan bus sekolah untuk memgantar pemudik hingga ke daerah asal.

Namun menurut Kepala UPTD Pelabuhan Kendal, Andi Rahmat, sejak kedatangan KMP Kalibodri yang pertama, Rabu (20/4/2022) dan hari kedua Minggu (24/5/2022), para penumpang enggan menggunakan armada Damri maupun bus sekolah.

“Mereka lebih memilih angkutan jenis travel, yang sudah mereka carter (dipesan) melalui kerabat atau keluarga di kampung halamannya. Makanya di hari ketiga kemarin dan hari ini, kita tidak lagi meminta bantuan dari Damri maupun bus sekolah,” terangnya.

Andi menjelaskan, jumlah penumpang yang diangkut KMP Kalibodri terakhir ini lebih sedikit dibandingkan kedatangan kedua.

“Kedatangan pertama hanya membawa 415 penumpang kemudian kedatangan kedua yang merupakan puncak arus mudik di Pelabuhan Kendal mencapai 719 pemudik dan hari ini mengangkut 597 orang,” jelasnya.

Andi juga menambahkan, KMP Kalibodri akan istirahat untuk kemudian berlayar mengangkut penumpang yang akan kembali ke Kalimantan di pekan pertama bulan Mei.

“Kalau puncak arus balik sulit diprediksi karena pemudik yang datang kebanyakan dari sektor non formal, sehingga tidak kembali saat cuti berakhir,” imbuhnya.

Lebih lanjut Andi mengimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat perjalanan dari Pelabuan Kabupaten Kendal ke tujuannya masing-masing.

Sementara itu, sejumlah kendaraan yang keluar dari KMP Kalibodri dan hendak meninggalkan Pelabuhan Kendal diperiksa petugas gabungan dari polisi, TNI dan Dinas Perhubungan.

Kasat Polair Polres Kendal Iptu Agus Suwandi menjelaskan, hal ini dilakukan, untuk mencegah penyelundupan barang yang tidak diinginkan.

Kendaraan pemudik yang hendak meninggalkan pelabuhan kita periksa. Selain surat kendaraan, kelengkapan dokumen, juga muatan kita periksa,’ ujarnya.

Sementara itu salah satu rombongan pemudik asal Karanganyar, Joko bersama kelurganya, nampak sedang menunggu di depan jalur keluar area Pelabuhan Kendal.

Kepada BATANGPOS.COM,semarang.id, ia mengaku sudah dua tahun tidak mudik. Makanya waktu mudik Lebaran 2022 ini ia manfaatkan sebaik-baiknya bersama keluarga dan kerabat di kampung halamannya.

“Kami menunggu jemputan mobil pribadi milik kerabat di Karanganyar. Ya sudah dua tahun tidak merasakan mudik. Alhamdulillah tahun ini bisa mudik bersama keluarga,” ungkap Joko. (HS)