Paguyuban Bengkel Las Kendal Gelar Halal bi Halal

BATANGPOS.COM, KENDAL – Para pelaku usaha bengkel las di Kabupaten Kendal membentuk paguyuban yang dinamai Paguyuban Bengkel Las Kendal (PBLK). Paguyuban beranggotakan 50 pengusaha las tersebut, telah diresmikan oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto beberapa bulan lalu.

Untuk lebih mempererat silaturahmi, PBLK menggelar acara halal bi halal sekaligus membahas program tahunan, di Pantai Sendang Asih, Rowosari, Minggu (22/5/2022).

Ketua PBLK, Hendro Maryanto mengatakan, PBLK baru diresmikan beberapa bulan lalu. Tujuannya untuk mempersatukan para pengusaha las sekaligus menjalin persaudaraan dan saling mengenal.

Dikatakan, bengkel las memang identik dengan produk-produk konstruksi. Tapi di luar itu, produk yang dapat dihasilkan oleh bengkel ini lebih bervariatif.

“Banyak sektor yang dapat dijangkau dan dijadikan target pasar pada usaha bengkel las,” terang Hendro.

Dijelaskan, bengkel las adalah sebuah usaha yang bisa menghasilkan berbagai produk seperti konstruksi (tangga besi, railing tangga, pagar, tralis, kanopi, dan lain sebagainya).

“Selain itu juga rangka kendaraan atau sasis dan variasi mobil bak. Mereka juga membuat mainan anak outdoor seperti ayunan, jungkat-jungkit, dan lain-lain, serta berbagai perabotan rumah tangga seperti lemari, tempat tidur, meja,” bebernya.

“Jadi selain bersilaturahmi, kita juga bisa saling bertukar pikiran dan pengalaman dalam bidang las,” imbuh Hendro.

Untuk itulah, lanjutnya, acara halal bi halal ini digelar untuk menjalin silaturahmi, sekaligus membahas program yang akan dilakukan PBLK.

Hendro menyebut, PBLK mempunyai visi membantu sesama dalam bentuk bakti sosial, yang rencananya akan rutin dilakukan.

“Kemarin di bulan Ramadan sudah kita mulai dengan pembagian sembako kepada kaum dhuafa. Insya-Allah ke depan kita jadwalkan baksos lagi. Jadi kegiatan baksos kepada dhuafa akan kita jadwalkan,” imbuhnya.

Menurut Hendro, selain bekerja untuk keluarga, PBLK juga mempunyai program untuk membantu meringankan beban warga yang kurang mampu.

“Jadi kami tidak hanya fokus mengejar duniawi, namun juga diimbangi dengan amal dan ibadah,” pungkasnya.(HS)