Pantau Penyembelihan, Pemkab Temanggung Kerahkan 222 Petugas Kesehatan Hewan Kurban

 

BATANGPOS.COM, TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung, mengerahkan ratusan petugas, untuk memantau dan memeriksa kesehatan hewan kurban, pada hari Raya Iduladha 2022.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Temanggung, Joko Budi Nuryanto, mengatakan petugas terdiri atas dokter hewan, penyuluh, dan inseminator.

“Ada sekitar 222 petugas yang diterjunkan di 20 kecamatan,” kata Joko Budi Nuryanto, Sabtu (9/7/2022), seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Dikatakan, secara garis besar, para petugas itu akan memeriksa hewan kurban, sebelum dan sesudah penyembelihan.

Pada pemeriksaan sebelum penyembelihan, dilakukan antara lain untuk mencegah pemotongan hewan yang secara nyata, menunjukkan gejala klinis penyakit hewan menular, zoonosis, atau tanda-tanda yang menyimpang.

Tujuan lain adalah mencegah kontaminasi, dari hewan atau bagian dari hewan yang menderita penyakit kepada petugas, peralatan dan lingkungan.

“Pemeriksaan juga untuk menentukan status hewan dapat  dipotong, ditunda atau tidak boleh dipotong. Selain mencegah pemotongan hewan betina produktif,” tegasnya.

Kepala Bidang Peternakan DKPPP Kabupaten Temanggung, Mukhlis mengatakan untuk pemeriksaan setelah penyembelihan, dilakukan untuk mengetahui kesehatan jeroan, karkas, dan kepala hewan kurban.

“Pemeriksaan ini untuk jaminan bahwa karkas, daging, dan jeroan yang dihasilkan aman dan layak dikonsumsi. Selain mencegah beredarnya bagian atau jaringan abnormal yang berasal dari pemotongan hewan sakit,” kata dia.

Pemeriksaan setelah penyembelihan ini cukup sederhana, misalnya menaburi jeroan dengan garam. Jika keluar cacing, maka langsung ditentukan jeroan tidak layak konsumsi.

Harapannya dengan diterjunkan petugas itu daging kurban yang beredar di masyarakat sebagai daging aman, sehat, utuh dan halal untuk dikonsumsi.

Mukhlis mengatakan, petugas terjun di 20 kecamatan yang ada. Mereka akan mendatangi lokasi-lokasi penyembelihan yang hewan kurbannya banyak.

Jadi tidak semua lokasi penyembelihan didatangi. Petugas akan datang, jika ada laporan tertentu, misal masyarakat ragu apakah binatang tersebut layak dipotong atau dagingnya layak dikonsumsi atau tidak.

Disampaikannya, berdasar perkiraan ada 13 ribu kambing yang akan disembelih pada tahun 2022, sedangkan sapi mencapai 1.200 ekor.(HS-08)