Pemerintah Subsidi Jemaah Haji Rp 41 Juta

 

BATANGPOS.COM, PURBALINGGA – Pemerintah memberikan subsidi Rp 41 juta pada para jamaah haji. Pada tahun ini, para calon haji hanya dibebani sekitar Rp 39 juta dari total biaya ibadah haji yang secara riil senilai lebih kurang Rp 80 juta.

Bantuan ini merupakan wujud dukungan pemerintah kepada para jamaah haji, mengingat penyelenggaraan ibadah haji dalam 2 tahun terakhir tertunda karena adanya pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Purbalingga, H Muhammad Syafi’, pada Pembukaan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 1443 H / 2022 M, Sabtu (28/5) di aula di Wisma Asri Tien Catering, di Jalan Ketuhu, Kelurahan Wirasana, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga,

Selain seluruh calon haji reguler Kabupaten Purbalingga, acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Purbalingga, H Sudono, serta jajaran Kemenag Kabupaten Purbalingga.

Wakil Bupati Purbalingga H Sudono ST MT, meminta Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), benar-benar memastikan seluruh jemaah haji yang menjadi tanggung jawabnya, dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah. TPHD juga harus menjaga kebersamaan di dalam regu atau tim.

“Masing-masing unsur TPHD harus memiliki tanggung jawab terhadap calon jemaah haji di bawah timnya. Pastikan semua jemaah sudah melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji apa belum, dan kepada calon jamaah haji, ikuti dan hayati bimbingan manasik ini,” kata dia.

Lebih lanjut Wabup meminta calon jamaah haji, untuk mendoakan agar umat Islam di Purbalingga yang belum haji, kelak dapat melaksanakan ibadah tersebut. Selain itu mendoakan agar masyarakat Kabupaten Purbalingga terus sehat.

“Kepada calon jamaah haji, saya minta ketika di Tanah Suci, untuk mendoakan kepada calon jamaah haji yang belum lunas, agar tahun berikutnya dapat berangkat haji. Kedua, doakan umat Islam yang belum minat, untuk minat dan menabung. Ketiga, doakan Kabupaten Purbalingga agar sehat, Indonesia tangguh dengan berbagai kebijakan yang sudah diberikan,” kata dia.

Seluruh jemaah haji Kabupaten Purbalingga, pada saatnya nanti diharapkan bisa melaksanakan rukun wajib dan sunnah-nya, serta lebih mandiri dalam menjalankan rangkaian ibadah haji di tanah suci.

“Semoga menjadi haji yang mabrur,” kata dia.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Purbalingga, yang juga ketua panitia Bimbingan Manasik Haji, Khamimah menjelaskan bimbingan manasik haji ini adalah agar calon jemaah haji, lebih memahami tata cara ibadah haji, sehingga mereka dapat mandiri di Tanah Suci.

Pelaksanaan bimbingan manasik dilaksanakan tanggal 28-29 Mei 2022, dan untuk pelaksanaan tingkat kecamatan tanggal 30 Mei -2 Juni 2022. Narasumber pembimbing adalah narasumber yang memiliki sertifikat pembimbing manasik yang dikeluarkan Kemenag.

“Pelaksanaan bimbingan manasik diikuti oleh seluruh calon jamaah haji yang masuk dalam daftar berangkat tahun 1443H/2022M, semuanya berjumlah 245 orang ditambah 2 PHD. Rombongan terdiri atas 110 pria dan 137 wanita, dengan usia tertua 65 tahun dan termuda 26 tahun,” kata dia.

Kabupaten Purbalingga masuk dalam kloter 42 dan 43. Kloter 42 akan berangkat pada 1 Juli 2022 sebanyak 208 calon jamaah haji dan 4 petugas kloter, bersama dengan calon jamaah haji dari Surakarta (148 orang).

Kloter 43 akan berangkat tanggal 2 Juli 2022, sebanyak 39 calon jamaah haji bersama dengan calon jamaah haji dari Pekalongan sebanyak 162, Kota Tegal 109 dan Kabupaten Sleman 33 orang. (HS-08). (HS-08)