Pemkab Rembang Ajak Petani Tembakau Perangi Peredaran Rokok Bercukai Ilegal

 

BATANGPOS.COM, REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mengajak para petani tembakau, untuk ikut memerangi peredaran rokok yang menggunakan cukai ilegal.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’, dalam seminar hukum membahas cukai ilegal. Seminar untuk meningkatkan pemahaman tentang larangan cukai ilegal tersebut, digelar, Selasa (24/5/2022) di Hotel Pollos.

Menurut Mochamad Hanies Cholil Barro’, seminar tersebut sangat penting untuk menekan peredaran cukai ilegal di Kabupaten Rembang.

Hal itu karena merebaknya peredaran cukai ilegal, dapat berdampak pada Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCBT) yang diterima daerah.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada para peserta seminar yang mayoritas dari petani tembakau, agar Ikut andil memerangi peredaran cukai ilegal. Karena para petani tembakau merupakan sumber penghasil bahan baku.

“Karena sumber atau bahan baku dari jenengan-jenengan. Sehingga memiliki andil besar dan harus ikut memerangi cukai ilegal ini. Ini penting karena pasti akan berpengaruh apabila rokok dengan cukai ilegal beredar luas, dan dikonsumsi masyarakat secara bebas akan merugikan negara,” kata dia, seperti dirilis rembangkab.go.id.

Dirinya mengimbau kepada para peserta agar dapat mensosialisasikan kepada masyarakat yang lebih luas setelah mendapat ilmu pemahaman dari seminar tersebut.

Utamanya terkait bahaya penyebaran cukai ilegal yang dapat berdampak pada penerimaan DBHCBT untuk daerah.

“Kalau banyak yang ilegal pasti tidak lagi optimal penerimaan dana cukai yang biasanya masyarakat ikut menikmati dana bagi hasil ini pasti akan merasakan akibatnya,” ujarnya.

Wabup menambahkan, cukai merupakan salah satu pemasukkan pendapatan negara yang dananya akan dikembalikan ke masyarakat. Untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat untuk berpartisipasi secara penuh menggempur peredaran cukai ilegal. (HS-08)