Pemuda Pancasila Berharap Jalin Kerja Sama Pelatihan dengan Pemkab Batang

 

BATANGPOS.COM, BATANG – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Batang, Sodik menyampaikan harapan agar Pemkab Batang dapat membantu membekali para anggota organisasi itu, dengan keterampilan agar mereka dapat terserap oleh dunia kerja.

Harapan tersebut disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Batang, Sodik, kepada Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, dalam pembukaan pendidikan Komando Inti (Koti) Mahatidana, di Agro Wisata Selopajang, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, baru-baru ini.

Dia mengemukakan, ide menjalin kerja sama pelatihan tersebut, agar kader-kader yang masih menganggur, bisa memperoleh pekerjaan, sehingga dapat ikut memajukan Kabupaten Batang.

“Pelatihan kerja ini juga untuk membentuk kader-kader Pemuda Pancasila. yang cerdas dan ikut andil memajukan Kabupaten Batang dengan bekerja,” kata dia, seperti dirilis laman resmi Pemkab Batang, batangkab.go.id.

Dia mengakui, selama ini ada sebagian warga masyarakat, yang menganggap Pemuda Pancasila lekat dengan aksi premanisme, sehingga keberadaannya justru merugikan.

“Saya berjanji jika ada laporan kader-kader Pemuda Pancasila Kabupaten Batang melakukan tindakan kekerasan atau menyalahi aturan perundang-undangan, akan dikeluarkan dengan tidak hormat dari organisasi Pemuda Pancasila, siapa pun itu,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia juga menyampaikan harapan, agar ke depan lebih banyak sarjana menjadi anggota organisasi masyarakat itu, sehingga mampu memunculkan inovasi untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung kader Pemuda Pancasila, yang ingin bergabung dalam pelatihan kerja di Disnaker Kabupaten Batang.

“Pelatihan kerja menjadi hal yang penting untuk dilakukan, sebagai salah satu media efektif meningkatkan kemampuan skill dalam dunia kerja,” jelasnya.

Lani juga mengapresiasi Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batang, yang ingin membekali para anggotanya dengan keterampilan, sekaligus untuk menghilangkan stigma negatif tentang ormas tersebut.

“Apalagi Kabupaten Batang ada Kawasan Industri Terpadu Batang yang akan memulai berproduksi 2 tahun hingga 5 tahun lagi,” terangnya.

Pelatihan kerja, lanjut dia, membuka peluang untuk mencari pekerjaan. Disnaker Batang pun sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan di Kabupaten Batang, terutama di Kawasan Industri Terpadu Batang.

Ia berharap, siapa pun masyarakat yang ingin mengembangkan kemampuan dalam memasuki dunia kerja, bisa mendaftar pelatihan kerja di Disnaker Kabupaten Batang. (HS-08)