Permudah Pengaduan Terkait Pelayanan Publik, Diskominfo Kendal Luncurkan SP4N Lapor

BATANGPOS.COM, KENDAL – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kendal melakukan Rapat Koordinasi terkait Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N Lapor), Kamis (14/7/2022).

Acara yang digelar di salah satu objek wisata di Kecamatan Weleri tersebut diikuti peserta dari seluruh OPD serta seluruh kecamatan di Kabupaten Kendal.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Ahmad Syahrul Falah menjelaskan, SP4N Lapor merupakan layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan rakyat secara online yang terintegrasi dalam pengelolaan pengaduan secara berjenjang pada setiap penyelenggara pelayanan publik.

“Aplikasi ini juga dikelola Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bekerjasama dengan Kantor Staf Presiden dan Ombudsman Republik Indonesia,” terangnya.

Syahrul menjelaskan, bahwa tujuan dilakukannya rakor ini guna menyatukan kepahaman bersama dengan seluruh OPD serta kecamatan terutama kepada para pelaku admin yang membidangi aduan melalui SP4N Lapor.

“Kita sifatnya ini melakukan komunikasi sharing kepada para admin, apa yang menjadi kendala selama ini termasuk penindakan apa yang harus dilakukan,” jelasnya.

“Tapi secara keseluruhan, tentunya kami berupaya untuk memaksimalkan SP4N Lapor ini, tentunya kecepatan dalam menanggapi aduan masyarakat menjadi topik utama dalam pembahasan,” imbuh Syahrul.

Diungkapkan, selama ini permasalahan aduan yang masuk semua telah mendapat respon dari pihak OPD maupun Kecamatan.

Disisi lain, jika banyak pengaduan dari masyarakat lebih melapor menggunakan via media sosial.

“Kita memang menyediakan lapor via media sosial dan itu justru banyak masyarakat yang lebih ke arah situ, namun kita tetap berupaya untuk mengoptimalkan aplikasi SP4N lapor dengan cara mengajak para admin untuk bisa memberikan respon cepat,” ungkap Syahrul.

Sedangkan untuk jangka waktu penyelesaian berbeda-beda. Terkait permintaan informasi, maksimal diselesaikan dalam waktu lima hari kerja.

“Untuk pengaduan yang tidak memerlukan pemeriksaan lapangan, maksimal diselesaikan dalam waktu 14 hari kerja. Sedangkan untuk pengaduan yang memerlukan pemeriksaan lapangan akan diselesaikan maksimal 60 hari kerja,” papar Syahrul.

Kanal pengaduan yang bisa diakses publik yaitu melalui website www.lapor.go.id, SMS 1708, dan yang sedang dalam pengembangan untuk Android & IOS yaitu media sosial seperti Twitter, Telegram, Line, dan Messenger. (HS-06)