Polisi di Purwodadi Grobogan Minta Warga Tidak Jual dan Bunyikan Petasan

 

BATANGPOS.COM, GROBOGAN – Polsek Purwodadi Polres Grobogan melarang warga membunyikan petasan selama Ramadan hingga Lebaran. Polisi juga akan menindak tegas para penjual petasan.

Penegasan itu disampaikan Kanit Binmas Polsek Purwodadi Aiptu Unggul, Sabtu (30/4/2022), terkait penjualan petasan, yang biasanya terjadi menjelang Lebaran.

Dia mengatakan pelarangan penjualan dan penggunaan petasan itu, merupakan wujud kepedulian Polri, terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.

“Petasan dilarang. Nggak boleh dijual atau digunakan. Kami akan tindak tegas,” kata dia, seperti dirilis Tribratanews.jateng.polri.go.id.

Dia mengatakan petugas juga telah mendatangi para pedagang kembang api, di seputaran Pasar Induk Purwodadi, untuk memeriksa kemungkinan mereka juga menjual petasan.

Selain pengecekan ke para penjual kembang api, petugas juga memasang spanduk larangan menggunakan petasan. Spanduk dipasang di tempat-tempat strategis, seperti di pasar, dan area publik lainnya.

“Sehingga bisa terbaca dan tersampaikan ke warga, harapannya bisa menyadarkan masyarakat untuk tidak membuat, menjual, membeli, dan membunyikan petasan. Karena selain melanggar peraturan juga membahayakan,” ujar dia.

Pada spanduk imbauan tersebut, pihaknya juga menyampaikan pesan tentang sanksi pidana memproduksi, menyimpan, memperjual belikan dan membunyikan petasan atau bahan peledak lainnya, sebagaimana diatur dalam KUHP.

Pelaku yang melanggar larangan tersebut, dapat dikenai pidana penjara, paling lama 15 tahun. (HS-08)