Polres Boyolali Batasi Kunjungan di Rest Area Tol Hanya 30 Menit

 

BATANGPOS.COM, BOYOLALI – Polres Boyolali hanya memberi waktu selama 30 menit, pada warga yang mampir di rest area KM 487 A di Boyolali. Pembatasan dilakukan karena jumlah kendaraan semakin banyak dan daya tampung di rest area terbatas.

Hal itu disampaikan Kapolres Boyolali AKBP Asep Mauludin, berkaitan dengan perkembangan arus mudik dan kapasitas rest area KM 487 A dan rest area 487 B.

“Masing masing rest area A dan B ini memiliki daya tampung 50 kendaraan. Kami memberlakukan 30 menit saat di rest area ini,” katanya, seperti dirilis boyolali.go.id, Kamis (28/4/2022).

Kapolres mengatakan imbauan pembatasan tersebut, diinformasikan melalui pengeras suara dan sejumlah baliho.

“Karena daya tampung terbatas, bagi yang sudah beristirahat selama 30 menit, dapat melanjutkan perjalanannya,” kata dia.

Terkait puncak arus mudik Lebaran, kata Kapolres, pihaknya mengacu pada jalur tol Jakarta- Cikampek. Dia memprediksi puncak arus mudik Lebaran, terjadi pada 30 April dan 1 Mei 2022.

“Puncak arus mudik, kami mengacu pada jalur tol Jakarta-Cikampek,”jelasnya.

Pihaknya juga memasang alat bantu berupa patok, pada pembatas jalan, pada lokasi rawan kecelakaan.

“Alat bantu jenis patok kami pasang di titik rawan, seperti di Jembatan Bakalan dan jalur Semarang-Solo,” tandasnya.

Kapolres mengimbau pemudik tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh. Jika tetap menggunakan sepeda motor, maksimal dua orang dan tidak berlebihan membawa barang.

“Ya, kalau lebih amannya mudik dengan kendaraan roda empat atau dengan kendaraan umum saja. Kalau terpaksa dengan roda dua, harus mengunakan helm dan tidak membawa barang berlebihan. Itu demi keselamatan para pemudik juga,” jelasnya.

Salah satu pemudik asal Jakarta dengan tujuan Bali, Ade Febriana, yang mampir di rest area 487 A Tol Boyolali, mengaku senang dapat mudik pada tahun ini, karena sebelumnya selama dua tahun selama pandemi Covid-19 tidak bisa mudik.

“Tadi sempat macet di Tol Cikampek, tetapi lancar setelah Cikampek,” kata dia. (HS-08)