Ratusan Hektare Tambak Ikan dan Udang di Kendal Terdampak Banjir Rob

BATANGPOS.COM, KENDAL – Sekitar 300 hektare tambak ikan dan udang di wilayah Kabupaten Kendal terdampak banjir rob yang terjadi pada pekan terakhir ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kendal, Hudi Sambodo, Sabtu (28/5/2022).

Tambak yang terkena rob meliputi wilayah di Kecamatan Rowosari, di Kecamatan Brangsong, Desa Kartika Jaya dan Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, serta wilayah Kelurahan Banyutowo dan Karangsari, Kecamatan Kendal.

“Kondisi tambak terluas terkena banjir rob di Kecamatan Rowosari, yaitu di daerah Tawang Laut,” terang Hudi.

Perkembangan tambak yang terkena banjir rob bervariasi, ada yang baru ditebar benih ikan umur satu bulan, ada yang hampir panen atau ikan sudah berumur empat sampai lima bulan. Tambak tersebut ada yang budi daya ikan bandeng atau udang. Akibat banjir rob, ikan atau udang yang dipelihara hilang, ada yang berpindah ke tambak orang lain.

“Kami belum menghitung besarnya kerugian yang dialami para pemilik tambak,” imbuh Hudi.

Akibat kejadian ini, pemilik tambak hanya pasrah, karena kejadian seperti ini sudah pernah dialami pada tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya juga akan mengupayakan untuk memberikan bantuan dari sumber anggaran yang ada dan juga permohonan bantuan ke Pemerintah Provinsi Jateng atau pun dari pemerintah pusat.

“Untuk bantuan, kami akan mengusahakan, karena ini juga terkait dengan sumber anggaran yang saat ini kan ada covid dan sebagainya, sehingga kami berusaha untuk mengajukan ke Dinas Kelautan Provinsi dan ke Pusat,” katanya.

Salah satu pemilik tambak di Kelurahan Karangsari Kendal, Kasirun mengatakan, selama ini tambak digunakan untuk budi daya ikan bandeng dan udang. Padahal ikan bandeng dan udang yang dipelihara sudah siap panen.

“Iya, kena rob banjir, pada keluar ikannya. Padahal hampir panen. Ada ikan bandeng dan juga udang,” kata Kasirun.(HS)