Ratusan Perempuan di Wonosobo Menikah pada Usia Anak

 

BATANGPOS.COM, WONOSOBO – Ratusan perempuan di Kabupaten Wonosobo, menikah pada usia kurang dari 19 tahun, atau masih anak-anak.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo, Dyah Retno Sulistyowati SSTP, dalam Seminar Keluarga Wonderfull Till Jannah, yang diselenggarakan PB Salimah Wonosobo, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Minggu, (22/5/2022).

Dia mengatakan, berdasar data 2021, perkawinan pada usia kurang dari 19 tahun,  didominasi perempuan. Jumlah mereka mencapai 435 orang. Selain mereka, 44 laki-laki juga menikah pada usia kurang dari 19 tahun.

Selain masalah perkawinan anak, problem lain yang muncul adalah kekerasan terhadap anak. Untuk anak perempuan, korban mencapai 25 orang, adapun laki-laki empat orang. Selain itu sepanjang 2021, sebanyak 2.373 pasangan memilih bercerai.

Mengacu pada data tersebut, Dyah Retno Sulistyowati mengapresiasi dan mendukung segala macam upaya, untuk mewujudkan kualitas keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi seminar Keluarga ini, guna mewujudkan keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahagia lahir batin dunia dan akhirat,” kata dia, seperti dirilis wonosobokab.go.id.

Menurutnya, guna mewujudkan keluarga bahagia, sakinah, mawadah warohmah, ada beberapa bekal yang perlu disiapkan, antara lain merencanakan dan mempersiapkan secara matang perkawinan.

Selain itu setiap pasangan yang menikah, hendaknya sudah berusia dewasa, atau lebih dari 19 tahun. Mereka sebelumnya juga perlu memahami esensi perkawinan, dan membekali diri dengan ilmu pengetahuan.

Setiap orang juga harus mampu menjalin komunikasi yang efektif, guna membangun hubungan yang harmonis.

Sementara itu, Ketua PD Salimah Kabupaten Wonosobo, Noviana mengatakan Salimah memiliki visi menjadi organisasi masyarakat perempuan dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga Indonesia dengan 7 program unggulannya.

“PD Salimah Wonosobo memiliki 7 program unggulan yaitu Rumah Pendidikan Salimah, Ikatan Mubalighoh Salimah Indonesia (IMSI), Forum Silaturahim Majelis Ta’lim (Forsil MT), Komunitas, Koperasi Serba Usaha Salimah (Kossuma), Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS), dan Pos Penanggulangan Musibah dan Bencana (P2MB),” bebernya.

Penulis dan Konselor Keluarga, Cahyadi Takariawan dan Ida Nur Laila, saat memaparkan materi selaku narasumber, mengungkapkan untuk membangun keluarga yang sakinah, mewadah, dan warahmah, diperlukan pemahaman karakter pasangan masing-masing. Dengan demikian terjalin proses komunikasi dalam keluarga yang dinamis dan terbuka.

Selain seminar Keluarga Wonderfull Couple Till Jannah, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan launching Sekolah Pranikah Salimah Indonesia (Serasi), Sekolah Ibu Salimah Terpadu (Sister), Sekolah Lansia Salimah (Salsa), dan Outlet Salimah. (HS-08)