Rayakan HUT Sragen, Bupati Ikut Nguleg Bumbu Soto

 

BATANGPOS.COM, SRAGEN – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menunjukkan kepiawaiannya memasak, saat menjadi salah satu peserta lomba memasak ‘Soto Khas Jawa’, dalam rangkaian perayaan HUT Ke-276 Sragen, Kamis (12/5/2022).

Bagaikan koki profesional, orang nomor satu di Sragen ini mengolah bahan, termasuk mengupas dan nguleg atau menghaluskan bumbu dengan cobek.

Lomba masak yang digelar di halaman Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen ini, juga diikuti Wakil Bupati Sragen, Suroto, Sekda, Tatag Prabawanto, serta para pejabat eselon II dan III di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen.

Total ada sebanyak 51 perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), yang mengikuti lomba memasak tersebut. Satu OPD atau satu tim, terdiri atas tiga peserta.

Adapun tim Bupati Yuni, yang merupakan peserta kehormatan, terdiri atas empat peserta. Selain Bupati, peserta lain adalah Asisten I Setda Sragen, Joko Suratno; Asisten II, Tugiyono; dan Asisten III, Simon Nugroho Sri Yudanto.

Tepat pukul 09.02 WIB, Bupati Yuni membuka lomba dengan memukulkan sutil ke panci, sebagai tanda dimulainya lomba. Para peserta pun segera bergegas mempraktikan kepiawaian mereka dalam memasak.

Keseruan terjadi, ketika masing-masing para kepala OPD, membawa supporternya untuk memberikan dukungan berupa yel-yel. Suasana pun semakin ramai dan dipenuhi canda.

Bupati Yuni mengaku lomba masak menjadi tradisi dalam perayaan HUT Sragen setiap tahun. Tetapi dua tahun sebelumnya tidak diselenggarakan, karena pandemi Covid-19.

“Pada tahun-tahun sebelumnya kami menyelenggarakan lomba masak bakmi jawa dan tumpang yang menjadi makanan khas Sragen,” kata Bupati, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Pada Hari Jadi 2022 ini, Bupati memilih masakan soto, karena menjadi salah satu ciri khas kuliner Sragen.

“Soto kesenangan kita semua, Soto khas Kabupaten Sragen rasanya enak semua. Ada soto daging, ada soto ayam yang menjadi ciri khas kita,” lanjutnya.

Para Kepala Dinas, Kepala Badan, dan Camat sudah menyiapkan menu pendukung di meja penjurian, seperti tahu, tempe, karak, dan aneka buah. Mereka juga memberi nama menu soto sesuai potensi masing-masing.

Semua masakan soto itu dinilai tim juri dari Chef Hotel Front One Sragen, pemilik Soto Pare Mondokan, dan pemilik warung Soto Ledokan di Karangdowo, Sragen Tengah.

Adapun hasilnya, Tim Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, keluar menjadi juara I, sementara Juara II direbut Tim Wakil Bupati (Wabup) Sragen, dan juara III diraih tim Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Sragen.

Selain tiga juara tersebut, panitia juga menambah tiga juara harapan, yang diberikan kepada tim Kecamatan Masaran, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan.

Ketua panitia lomba masak, dokter Hargiyanto mengingatkan kepada peserta lomba untuk mematuhi tata tertib. Di antaranya semua peserta dapat menyelesaikan dan menyajikan hasil masakannya dalam waktu 60 menit.

Kemudian pada saat proses memasak, para peserta tidak boleh menggunakan bumbu instan, juga tidak boleh melihat catatan resep masakan. (HS-08)