RSU Kardinah Kota Tegal Kini Miliki “Sekolah”

 

BATANGPOS.COM, TEGAL – RSU Kardinah Kota Tegal saat ini telah dilengkapi fasilitas tunggu bagi anak-anak di bawah umur, yang ikut orang tuanya berobat atau menengok pasien di rumah sakit itu.

Fasilitas yang disebut “Sekolah Kardinah” itu, dilengkapi wahana permaian, buku-buku bacaan dan pendidik yang disiapkan untuk mengedukasi anak-anak.

Launching “Sekolah Kardinah” dilakukan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Kamis (12/5/2022) dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (Dirjen PAUD) Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud-Ristek RI.

Launching ditandai penandatanganan bersama plakat peresmian oleh Dirjen PAUD, Wali Kota Tegal dan Bunda PAUD Kota Tegal, dilanjutkan pengguntingan pita melati oleh Bunda PAUD Kota Tegal, Roro Kusnabella Erfa dan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.

Launching sekolah dan taman di depan Gedung Dewadaru RSU Kardinah ini, juga dimeriahkan penampilan anak-anak PAUD Sakila Kerti dan penampilan anak mendongeng.

Dalam sambutannya Direktur RSU Kardinah, drg Agus Dwi mengatakan “sekolah” yang dibangun di RSU Kardinah tersebut, merupakan tempat bagi anak-anak di bawah umur, yang ikut orang tuanya berobat, atau menengok pasien.

Sebagaimana aturan rumah sakit, anak-anak tidak diperkenankan masuk ke ruangan rumah sakit, karena berisiko terpapar virus. Karena itu dibuat tempat untuk mereka selama menunggu orang tuanya yakni “Sekolah Kardinah”.

Di tempat tersebut, terdapat wahana permaian, termasuk buku-buku bacaan dan pendidik, yang disiapkan untuk mengarahkan atau mengedukasi anak-anak.

Dengan upaya tersebut, anak-anak masih tetap bisa mendapatkan waktu untuk belajar, selagi menunggu orang tuanya berobat atau menjenguk pasien. Sekolah Kardinah juga untuk menghilangkan kesan bahwa rumah sakit merupakan tempat menyeramkan bagi anak-anak.

Lebih lanjut dikatakan, fasilitas ini juga merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan motto baru RSU Kardinah, yakni “Gawe Seneng Berobat di RSU Kardinah”.

Selain memberikan tempat bagi anak-anak, RSU tersebut sebelumnya telah membuat beberapa inovasi, yakni “Sigita” atau sistem digital yang memudahkan masyarakat mendaftar dan mendapat pelayanan, serta sistem pengantaran obat yakni “Tombo Teko Loro Lungo”.

Wali Kota Tegal Dedy Yon dalam sambutannya mengatakan bahwa anak harus tetap mendapatkan pendidikan, di manapun berada, termasuk ketika menunggu orang tuanya besuk atau berobat di rumah sakit.

Dedy Yon berharap inovasi RSU Kardinah ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat, sekaligus diikuti oleh rumah sakit lain dan puskesmas di Kota Tegal.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (Dirjen PAUD) Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud-Ristek, Jumeri mengatakan memberikan kesempatan kepada daerah, untuk terus berinovasi, sebagimana hakikat dari Merdeka Belajar.

Adanya Sekolah Kardinah menjadi inovasi yang luar biasa. Hal tersebut menjadi kepanjangan tangan upaya Pemerintah, untuk mewujudkan generasi emas Indonesia, dengan 3 poin yang dikedepankan, yaitu akses pendidikan yang tinggi, mutu layanan pendidikan yang semakin tinggi, pemerataan mutu baik dari sisi geografis ataupun sisi ekonomi.

Inovator Pendidikan Dr Yusqon, menambahkan bahwa edukasi bisa diberikan bagi masyarakat di berbagai tempat, termasuk di rumah sakit dan terminal. (HS-08)