Sensus Penduduk Lanjutan, Bupati Temanggung Ajak Warga Jujur Beri Data

 

BATANGPOS.COM, TEMANGGUNG – Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengajak warganya untuk menyukseskan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) Lanjutan, dengan memberikan informasi yang benar dan jujur, kepada petugas yang datang ke rumah mereka.

Sensus penduduk yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Temanggung ini, untuk mendapatkan informasi mengenai karakteristik penduduk.

“Kepada rumah tangga yang terpilih menjadi sampel, agar menerima dengan baik dan memberikan informasi yang benar dan jujur, kepada petugas sensus yang datang ke rumah, untuk menghasilkan data yang berkualitas,” kata Bupati, seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Bupati mengatakan bahwa data yang berkualitas, sangat berguna bagi perencanaan dan evaluasi pembangunan, untuk Temanggung yang tentrem, marem, dan gandem.

Plh Sekretaris Daerah Kebupaten Temanggung, Eko Suprapto juga akan mengeluarkan surat edaran, kepada camat dan kepala desa, dan lurah untuk dapat ikut serta menyukseskan SP2020 Lanjutan, dengan mengajak seluruh komponen pemerintah hingga ke lingkungan terkecil, yaitu para Ketua RT.

Kepala BPS Kabupaten Temanggung, Haryono, Jumat (20/5/2022) mengatakan SP2020 Lanjutan akan berlangsung 15 Mei sampai 30 Juni 2022.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap, dimulai pemutakhiran data yang dilaksanakan 15-31 Mei 2022 dan dilanjutkan dengan tahapan pendataan secara detail pada daftar rumah tangga terpilih pada 1-30 Juni 2022.

“Sensus Penduduk Lanjutan kali ini bersifat sampel, sehingga tidak semua rumah tangga atau penduduk akan didatangi oleh petugas sensus,” kata dia.

SP2020 Lanjutan dilaksanakan untuk mendapatkan informasi mengenai karakteristik penduduk, migrasi, pendidikan dan komunikasi, disabilitas, ketenagakerjaan, fertilitas, mortalitas, dan perumahan.

Adapun survei ini dilakukan untuk memperkirakan jumlah, distribusi, dan komposisi penduduk, memperoleh data untuk penghitungan parameter demografi (kelahiran, kematian, dan migrasi), dan sumber data dari indikator angka kematian ibu.

“Selain itu untuk memperbarui data yang akan digunakan dalam penghitungan proyeksi penduduk, menyediakan data karakteristik penduduk dan perumahan, dan sumber data dari indikator kependudukan untuk Sustainable Development Goals (SDGs), yang tidak dapat diperoleh dari sumber lain,” imbuhnya.

Di Kabupaten Temanggung terdapat sampel sejumlah 10.800 rumah tangga, tersebar di 20 Kecamatan dan 270 desa atau kelurahan, yang akan didatangi petugas pendataan lapangan.

Pada SP2020 lanjutan ini, diterjunkan sebanyak 195 petugas, terdiri atas 15 Koordinator Sensus Kecamatan (Koseka), 45 Koordinator Tim (Kortim), dan 135 petugas pendataan lapangan.

“Seluruh petugas lapangan yang diterjunkan akan dibekali pengetahuan melalui pelatihan petugas dan pada saat di lapangan akan dibekali surat tugas dan tanda pengenal. Petugas diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, seperti memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan menggunakan hand sanitizer,” terangnya. (HS-08)