Tega, Pria Ini Perkosa Dan Bunuh Adik Ipar, Polisi: Motifnya Cemburu Korban Punya Pacar

BATANGPOS.COM, SEMARANG – Seorang gadis bernama FN (18), warga Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak meninggal dunia dibunuh oleh kakak iparnya bernama Syarif Hidayat (22).

Sebelum dibunuh, pelaku yang tinggal dalam satu rumah juga menyetubuhi korban. Saat memperkosa korban, pelaku juga mengancam akan membunuh, jika korban melaporkan kejadian itu ke keluarganya.

Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono mengatakan, motif pelaku dengan sadis melakukan kekerasan tersebut lantaran menyimpan rasa suka dan cemburu saat korban mempunyai pacar.

“Motifnya adalah tersangka merasa cemburu karena korban mempunyai pacar. Tersangka memendam rasa cinta kepada korban, namun tak tersampaikan hingga tersangka gelap mata, menyetubuhi dan membunuh korban,” ujar Budi di Mapolres Demak, Kamis (26/5/2022).

Ia menjelaskan, kejadian bermula saat korban pada Selasa (24/5/2022), sekira pukul 21.30 WIB mendengarkan musik melalui handphone di kamarnya. Merasa terganggu, kemudian pelaku mengingatkan korban untuk mengecilkan volume suara handphone milik korban.

“Pelaku masuk ke kamar korban setelah korban tidak mengindahkan perintahnya. Pelaku kemudian membekap mulut dan mencekik leher korban serta membenturkan kepala korban ke dinding,” jelasnya.

Setelah korban lemas akibat cekikan, pelaku kemudian memaksa korban untuk bersetubuh dan mengancam korban untuk tidak melaporkan kejadian ini kepada siapa pun.

“Tersangka meninggalkan korban setelah berhasil menyetubuhinya. Kemudian tersangka kembali ke kamarnya untuk tidur bersama istrinya, yang juga kakak kandung korban,” tuturnya.

Selanjutnya pada Rabu (25/5/2022) sekira pukul 01.30 WIB, tersangka kembali masuk ke dalam kamar korban untuk mnelakukan pemerkosaan lagi. Korban yang sudah lemas akibat perlakuan sebelumnya berusaha menolak, sehingga tersangka emosi dan melakukan kekerasan kepada korban.

“Tersangka kembali mencekik leher dan membekap mulut korban hingga pingsan. Setelah itu tersangka mengambil balok kayu di belakang rumah dan memukulkannya ke dada korban. Tak hanya itu, tersangka juga memukul mulut korban dengan tangan kanannya sebanyak satu kali hingga berdarah,” terangnya.

Setelah mengetahui korban sudah tidak bernapas, pelaku kemudian menyetubuhi korban dan membuang mayat korban ke pekarangan dekat rumahnya di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. “Tidak kurang dari 12 jam, kita berhasil menangkap pelaku dan kini masih dalam pemeriksaan,” imbuhnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 340 KUHPidana subsidair Pasal 338 KUHPidana subsidair Pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara.(HS)