Teten Masduki : KIE Bisa Hapus Stigma Kebumen Kabupaten Termiskin di Jateng

 

BATANGPOS.COM, KEBUMEN – Pemkab Kebumen perlu menyelenggarakan Kebumen International Expo (KIE), setiap tahun untuk mengangkat citra daerah ini, yang semula dianggap sebagai kabupaten termiskin di Jawa Tengah.

Saran tersebut disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, ketika membuka grand opening Kebumen International Expo (KIE), di Alun-alun Kebumen, belum lama ini.

Teten menyambut baik adanya KIE yang menggabungkan antara perdagangan, investasi dan pariwisata atau turisme.

“Kegiatan semacam ini tentunya sangat baik, karena akan meningkatkan daya beli masyarakat Kebumen, di situ ada perdagangan, investasi, dan pariwisata,” kata Teten, saat meninjau stand Expo, didampingi Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto.

Menurutnya, jika kegiatan semacam ini tidak hanya dilakukan satu kali, maka dia yakin daya beli ekonomi masyarakat akan bangkit, sekaligus bisa menghilangkan stigma bahwa Kebumen adalah Kabupaten termiskin di Jawa Tengah.

“Jadi ini baru tahun pertama, saya optimistis, dengan adanya KIE ini bisa menghapus stigma bahwa Kebumen adalah Kabupaten termiskin di Jateng. Apalagi kalau ini dikemas dengan baik,” kata dia, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Lebih lanjut, Teten mengatakan, hal yang bisa mengangkat perekonomian Kebumen adalah Pariwisata dan UMKM. Karena orang berwisata pasti akan membutuhkan oleh-oleh atau makanan dan karya seni masyarakat sekitar. Inilah yang kata Teten harus dikuatkan.

“Kita ingin setiap daerah punya keunggulan domestiknya. Ini yang harus digali. Apa produk UMKM Kebumen yang berbeda dengan yang lain. Apalagi Kebumen mau mengangkat wisatanya. Yang namanya turis ketika berwisata itu yang dicari oleh-oleh yang khas, maka itulah yang harus dikuatkan,” jelasnya.

Diketahui event KIE ini mendapat dukungan penuh dari PT Pertamina Persero sebagai sponsor tunggal. Pjs Vice President Corporate Communication PT Pertamina  Heppy Wulansari yang turut hadir dalam acara  Opening Ceremony KIE menyatakan komitmennya mendukung penguatan perekonomian masyarakat.

“Pertamina terus berpartisipasi untuk bisa bersama-sama membangkitkan lagi perekonomian masyarakat pasca pandemi. Itulah mengapa kami mensuport adanya kegiatan ini, karena kami yakin kegiatan semacam ini akan memberikan multi efek bagi perekonimian masyarakat,” ucapnya.

Selama KIE berlangsung dari 25 Juni sampai 2 Juli, Pertamina menyediakan 22 unit booth dengan menampilkan berbagai aktivasi produk dan layanan pertamina yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kebumen.

Sekedar informasi, Opening Ceremony KIE juga turut dihadiri oleh Wakil Ketua BPK RI Agus Joko Pramono, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, sejumlah Bupati dan Wali Kota di wilayah Jateng/DIY. Dimeriahkan dengan pesta kembang api, tarian tradisional, dan penampilan konser musik dari Yoda Idol dan Sammy Simorangkir. (HS-08)