Tinjau Pembangunan Jembatan Kali Bulanan, Bupati Kendal: Ini Adalah Akses Strategis Empat Kecamatan

BATANGPOS.COM, KENDAL – Untuk memastikan pengerjaan pembangunan Jembatan Kali Bulanan di Desa Weleri Kecamatan Weleri, Bupati Kendal Dico M Ganinduto melakukan peninjauan pembangunan, Minggu (14/8/2022).

Dalam peninjauan, Bupati didampingi PJ Sekda Kendal yang sekaligus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kendal, Sugiono.

Jembatan Kali Bulanan yang dibangun tahun 1990 ini ambles akibat luapan arus sungai yang deras pada Februari 2021 lalu.

Kemudian melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 8,9 Miliar akhirnya dilaksanakan pengerjaan pembangunan, yang dimulai sejak Senin (8/8/2022) lalu dan saat ini telah dilakukan pemasangan tiang pancang.

Bupati Kendal menjelaskan, pembangunan Jembatan Kali Bulanan ini menjadi salah satu prioritas dari Pemerintah Kabupaten Kendal. Karena jembatan tersebut merupakan akses yang sangat strategis yang menghubungkan Kecamatan Weleri – Ringinarum – Gemuh – Pegandon.

“Jembatan ini pada tahun 2021 terkena musibah banjir. Sehingga sekarang ada penurunan yang tidak memungkinkan lagi untuk dilewati. Jadi kemarin sempat kita tutup sementara. Akses ini sangat strategis untuk masyarakat melintas,” ujarnya.

Dico mengungkapkan, ada dua jembatan lagi yang akan dibangun oleh pihaknya, selain pembangunan Jembatan Kali Bulanan.

Menurut Bupati, hal tersebut sebagai salah satu upaya, untuk menyelesaikan infrastruktur yang ada di Kabupaten Kendal. Baik yang belum dibangun maupun yang perlu diperbaiki.

“Setelah jembatan ini kita akan lanjutkan lagi ke jembatan yang mengarah ke Kecamatan Patean. Ada dua lagi yang akan kita selesaikan juga pada tahun ini. Pada prinsipnya untuk Kabupaten Kendal melalui program-program insfrastruktur untuk membantu pengembangan perekonomian masyarakat yang ada di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Binamarga PUPR Kabupaten Kendal, Ragil Hidayat menjelaskan, pembangunan jembatan Kali Bulanan ini akan diperperpanjang menjadi 50 meter dari sebelumnya 40 meter.

Ditambahkan, untuk pembangunannya sendiri ditargetkan selesai pada pekan pertama Desember 2022. Minimal akhir November ini, jembatan bisa dilalui.

“Dengan lebar tujuh meter, dari sebelumnya enam meter. Sekarang menggunakan rangka baja sebelumnya pakai beton. Nantinya jembatan ini tidak ada pilar di tengah. Sehingga nantinya tidak ada yang menghalangi arus sungai,” jelasnya.(HS)