Turunkan Angka Stunting dengan Program Gemar Ceting

BATANGPOS.COM, KENDAL – Pemerintah Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal memiliki cara jitu dalam menuntaskan kasus stunting di wilayahnya. Yakni dengan melakukan Gerakan Masyarakat Cegah Stunting (Gemar Ceting).

Cara tersebut menurut Camat Kendal, Asiati Rosyada, efektif menurunkan angka stunting di wilayahnya. Dirinya mengaku, program Gemar Ceting sudah dimulai sejak Mei 2022.

“Kasus stunting di wilayah Kecamatan Kendal mencapai 241 kasus pada awal 2022. Alhamdulillah jumlah itu menurun menjadi 192 kasus pada Juni kemarin,” terangnya, Senin (11/7/2022).

Program Gemar Ceting ini, lanjut Rosyada, sebagai ajakan kepada masyarakat untuk bersinergi menurunkan kasus stunting. Selain itu, melalui Gemar Ceting, pihaknya meminta setiap balita di posyandu membawa satu butir telur.

“Jadi di posyandu satu bulan sekali itu ada arisan telur. Diwajibkan setiap balita bawa satu butir. Karena telur itu kaya protein dan gizinya,” ungkapnya.

Camat Kendal juga menyebut, hingga kini, wilayah tertinggi stunting ada di Kelurahan Bandengan lalu disusul Keluruhan Candiroto.

“Pada 2021 lalu, di Kecamatan Kendal ditemukan 331 kasus stunting. Jumlah itu termasuk tinggi,” imbuh Rosyada.

Dirinya berharap, kasus stunting di wilayahnya bisa segera terselesaikan, salah satunya dengan melakukan pencegahan sedini mungkin dari calon ibu.

“Kami juga melakukan pencegahan adanya kasus stunting. Yakni dengan memberikan pemahaman kepada calon pengantin. Sehingga kasus stunting itu bisa dicegah,” harapnya.

Sebelumnya, Bupati Kendal Dico M Ganinduto menargetkan, pada 2025 Kabupaten Kendal bisa zero stunting atau bebas stunting.

Kendati demikian, program penurunan stunting menjadi salah satu prioritas utama pihaknya.

“Salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Kendal membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Supaya Kendal bisa zero stunting dan segera terbebas dari stunting,” tuturnya. (HS-06).