Wabup Klaten Ajak Pendamping Desa Berperan Atasi Kemiskinan

 

BATANGPOS.COM, KLATEN – Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya mengajak para pendamping desa se-Kabupaten Klaten, untuk ikut mengatasi masalah kemiskinan. Upaya mengatasi masalah ini harus dilakukan bersama-sama, lantaran angka kemiskinan di wilayah itu tinggi.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya dalam halalbihalal bersama para pendamping desa se-Kabupaten Klaten, di aula Rumah Dinas Wakil Bupati Klaten, Rabu (18/05/2022).

“Terkait keberhasilan di Kabupaten Klaten ini dengan banyak penghargaan-penghargaan yang diterima. Namun pada akhir tahun 2021 membuat kaget, karena tidak terduga kemiskinan kita (Kabupaten Klaten) meningkat,” kata dia, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pada awal 2022 terdapat 25 desa miskin ekstrem di lima kecamatan di Klaten.

Karena itu dia minta kepada pendamping desa, untuk menjalankan tugas dan pendampingan kepada kepala desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.

“Dengan adanya pendamping di desa, pertama-tama perencanaan ini agar menyesuaikan dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Kemudian jangan copy paste dari satu desa dengan yang lainnya. Mengingat perencanaan dan kondisi setiap desa itu berbeda-beda. Harapan saya, di perencanaan juga untuk mengatasi kemiskinan,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Tenaga Ahli Forum Pendamping Desa se-Kabupaten Klaten, Lukman Sulistyono, menyampaikan dalam halalbihalal ini sekaligus digelar Rapat Koordinasi Forum Pendamping Desa se-Kabupaten Klaten. Rakor diisi dengan diskusi untuk meningkatkan kinerja dalam membangun Kabupaten Klaten, dengan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Klaten.

“Menurut catatan kami, akibat Covid-19 di Kabupaten Klaten, terjadi peningkatan kemiskinan menjadi 13,49 persen. Ini menjadi masalah untuk kita pecahkan bersamaan-sama,” jelas Lukman. (HS-08)